PENGARUH FREKUENSI DAN KONSENTRASI AUKSIN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L. Merril).

Dublin Core

Title

PENGARUH FREKUENSI DAN KONSENTRASI AUKSIN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L. Merril).

Description

Di provinsi Bengkulu terjadinya peningkatan hasil produksi masih belum mencukupi kebutuhan di provisi itu sendiri, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Frekuensi Dan Konsentrasi Auksin Alami Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril). penelitian ini telah dilaksanakan di Jl. Danau Raya No.59, Panorama, Singaran Pati, Kota Bengkulu, Pada ketinggian tempat 30 meter di atas permukaan laut. Menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor yaitu faktor pertama frekuensi pemberian auksin alami (A): A1 (1 kali 14 HST), A2: (2 kali 14 dan 28 HST), A3: (3 kali 14, 28 dan 42 HST), sedangkan faktor kedua adalah Konsentrasi Auksin Alami (B): B0 (Kontrol), B1 (1,0 ml/liter), B2 (1,5 ml/liter), dan B3 (2,0 ml/liter). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Hasil data dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA) dan apabila berbeda nyata dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 0,5%. Hasil perlakuan frekuensi menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering tanaman dan berat 100 biji, berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, jumlah cabang dan berat basah tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril). Sedangkan perlakuan konsentrasi pada hasil penelitian ini adalah yang berpengaru nyata terhadap jumlah daun, berat kering tanaman dan jumlah polong tanaman Kedelai (Glycine Max L. Merril), pada penelitian ini tidak menunjukkan adanya interaksi antar frekuensi dan konsentrasi auksin alami terhadap tanaman kacang kedelai.

Creator

SELVIA JULIANA
NPM:1650100023

bimbingan YUKIMAN ARMADI dan FIANA PODESTA

Source

AGROTEKNOLOGI

Publisher

upt

Date

03/04/2021

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Relation


Adisarwanto. 2008. Budidaya Kedelai Tropika. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hal. 7-14.

Adisarwanto. 2014. Budidaya Kedelai Tropika. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hal. 5-25.

Alimudin, dkk. 2017. Aplikasi pemberian ekstrak bawang merah (Alium cepa L.) terhadap pertumbuhan akar stek batang bawah mawar (Rosa Sp.)varietas Malltic.

Anonim,2004.http://www.croplangenetics.com/soybean.asp?topic=4&sm= diakses tanggal 20 Juli 2018.

Anonim. 2012. Mengenal zat pengatur tumbuh. http://lembahpinus.com/index2.php?option=com_content&do_pdf=1&id=124, diakses Februari 2012.

Atman, 2014. Produksi Kedelai Strategi Meningkatkan Produksi Kedelai Melalui PTT. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Artanti, F.Y. 2007. Pengaruh Macam Pupuk Organik Cair dan Konsentrasi IAA terhadap Pertumbuhan Setek Tanaman Stevia (Stevia rebaudiana Bertoni M.). Skripsi S1 FP UNS Surakarta. Dalam website: https://eprints.uns.ac.id/2147/ Diakses pada tanggal 8 september 2015.

Badan Pusat Statistik, 2017. ‘’data produksi kacang kedelai’’ Bengkulu.

Cahyono,, B. 2007. Kedelai Teknik Budidaya Dan Analisis Usaha tani. Aneka Ilmu. Semarang.

Darwanti dkk, 2017. Pengaruh auksin terhadap pertumbuhan bibit cabutan alam gaharu (Aquailaria malaccencis Lamk).

Darmanik, M. M. B., B. E Hasibuan, Fauzi, Sarifuddin, Hamidah Hanun. 2011. Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Pres. Medan.

Dwi, 2015. Pengaruh Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Auksin Golongan NAA Dan Waktu Penyiangan Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiate L.).
https:// Bengkulukota. Bps.go.id /. (2015).

Hadriman Khair, dkk. 2013. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Bawang Merah Dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Melati Putih (Jasminum Sambac L.). Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian UMSU Medan.
Kristina, N. N dan S F SYAHID. 2012. Pengaruh Air Kelapa Terhadap Multiplikasi Tunas In Vitro, Produksi Rimpang dan Kandungan Xanthorrhizol Temulawak Di Lapangan. Jurnal Littri 18(3), 125-134.
Lestari, G. Endang. 2011. Peranan Zat Pengatur Tumbuh Dalam Perbanyakan Tanaman Melalui Kultur Jaringan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian. Bogor.

Mareza E. Podesta F. dan Ratibayati, 2009. Respon Perkecambahan Lima Varietas Padi Rawa Lebak Terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh 2,4-D pada Fase Vegetatif di Lapangan. Akta Agrosia Vol. 12 No. 2 hlm 177-183. Fakultas Pertanian. Universitas IBA. Palembang.

Marfirani, Melisa.dkk.2014. Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Filtrat Umbi Bawang Merah dan Rootone-F terhadap Pertumbuhan Stek Melati “Rato Ebu”.Lentera Bio 3 (1) : 73–76.

Miyasaka, S. C., R. T. Hamasaki and Ramon, S. 2002. Nutrient Deficiencies and Excesses in Taro. University of Hawai’i. Manoa. Pp.14.

Murkalina, dkk. 2013. Pertumbuhan stek Melati Putih (Jasminum sambac (L) W. Ait)dengan pemberian air kelapa danIBA (Indole Butyric Acid).

Mufti, 2015. ‘’Pengaruh frekuensi pemberian konsentrasi rhizobakteri pemacu pertumbuhan tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil (Glycine Max L. Merrill)’’.Fakultas Pertanian. Universitas Brawijaya. Malang.

Nurlaeni, Y. dan Syrya, M.I. 2015. Respon Stek Pucuk Camellia Japonica Terhadap Pemberian Zat Pengatur Tumbuh Organik. Jurnal Sem Nas Masy Biodiv Indon. 1(5) : 1211-1215.

Pacheco, G., Garcia, R., Lugato, D., Vianna, M.& Mansur, E. (2012) Plat Regeneration, Cullus Induction and Establishment of Cell Suspension Cultures of Passiflora alata Curtis. Scienta Horticultura. 144, 41-47. Doi:101016/j.scinta.2012.06.022.
Padjar,M.2010.Varietaskedelai.http:/dedenia.Wordpress.com/2009/09/002/varietas-kedelai-soybean-part-1/html. [13 September 2014].

Padjar.2010.Kedelaisetelahsatudekade.Majalah.tempo.http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/03/29/EB/mbm.010.id.html. Diakses pada tanggal 5 Juli 2015.

Permadi, K. 2014. Implementasi pupuk N, P, dan K untuk mendukung Swasembada kedelai. Balai pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Barat. AGROTROP, 4 (1): 1-6.
Podesta fiana, 1997. Masukan Jumlah Energi Panas dan Konsentrasi 2,4-D Terhadap Hasil, Mutu Benih dan Kualitas Gizi Kedelai (Glycine max L. Merrill¬). Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Andalas. Padang.

Rajiman, 2018. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Alami Terhadap Hasil Dan Kualitas Bawang Merah.

Simanjuntak, D. Peranan Trchoderma, Micoriza dan Pospat terhadap Tanaman Kedelai pada Tanah Sangat Masam (Humitropets). J. penelitian bidang ilmu pertanian, 3(1), 36-42.2005.

Siskawati, E., L. Riza., dan Mukarlina. 2013. Pertumbuhan stek batang jarak pagar (Jatropha curcas L.) dengan perendaman larutan bawang merah (Allium cepa l.) dan IBA (Indol Butyric Acid). J. protobiont 2(3):167-170.

Siswanto, U., N.D. Sekta, dan A. Romeida. 2010. Penggunaan auksin dan sitokinin alami pada pertumbuhan bibit lada panjang (piper retrofractum vah L.). Tumbuhan Obat Indonesia volume 3(2):128-132.

Sudaryanto, T, dan D,K. Swastika. 2007. Elonomi Kedelai di Indonesia. Dalam: kedelai: Teknik produksi dan pengembangan. Sumarno, Suyamto, A. Witjono, Hermanto, dan H, Kasim (Eds). Puslitbangtan, Bogor.

Sukmawati, 2013. Respon tanmaman kedelai terhadap pemberian pupuk organic ditanah pasiran. Media Bina Ilmiah Volume 7, no. 4. Juli 2013.

Surtinah, 2018. Korelasi pertumbuhan organ vegetatif dengan produksi kedelai (Glycine max L. Merrill¬).

Sutomo, 2011. Budidya Tanaman Kedelai Unggul. http://www. gerbangpertanian. com/2010/04/budidaya-tanaman-kedelai-unggul.html. Diakses tanggal 25 Oktober 2011.
Susio, I.B. 1996. Pengaruh lama perendaman dan dosis penyiraman limbah air kelapa terhadap pertumbuhan Corm Gladiol (Gladiolus hibridus Var. Dr Manseor). Skripsi tidak diterbitkan. Malang: Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang.

Wattimena, G.A. 1988. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman. Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman PAU Bioteknologi IPB. Bogor. 145 hlm.

Widyastuti, N. dan D. Tjokrokusumo, 2006. Pernanan beberapan zat pengatur tumbuh (ZPT) Tanaman pada Kultur In Vitro. Jurnal Saint dan Teknologi BPPT. V3. N5. 08.

Zahrah, S. 2011. Respon Berbagai Varietas Kedelai (Glycine max l. Merrill) terhadap Pemberian Pupuk NPK Organik. J. Teknobiol.2(1): 65-69.

Format

pdf

Language

bahasa indonesia

Collection

Citation

SELVIA JULIANA NPM:1650100023 and bimbingan YUKIMAN ARMADI dan FIANA PODESTA , “PENGARUH FREKUENSI DAN KONSENTRASI AUKSIN ALAMI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine Max L. Merril).

,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed July 25, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/1854.