FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH
( Alium cepa L ) DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN
SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG

Dublin Core

Title

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH
( Alium cepa L ) DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN
SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG

Description

Usahatani yang banyak diusahakan di desa Sambirejo Kecamatan Selupu
Rejang Kabupaten Rejang Lebong adalah komuditi holtikultura salah satu
diantaranya yaitu bawang merah . Para petani bawang merah pada umumnya
membutuhkan sarana produksi seperti bibit, pupuk, pestisida, alat, tenaga kerja
serta lahan usahatani bawang merah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan usahatani bawang
merah di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong
dan untuk menganalisis factor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani
bawang merah diantaranya factor biaya bibit,biaya pupuk, biaya pestisida, biaya
mulsa, tenaga kerja, penyusutan alat, sewa tanah di desa Sambirejo Kecamatan
Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode survey dimana data dikumpulkan dengan quisioner.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan skunder. Teknik
penarikan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling sedangkan
penentuan sampel dilakukan dengan metode slovin dengan sampel 31
sampel.Metode analisis yang digunakan adalah metode regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani bawang merah di
Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong adalah
rata-rata Rp 3.598.584 dalam satu kali musim tanam dengan luas lahan rata-rata
0,03 Ha atau setaraRp. 280.500.000 per ha. Secara bersama-sama variabel Biaya
Bibit (X1) ,Biaya Pupuk (X2), Biaya Pestisida (X3), Biaya Mulsa (X4), Biaya
Tenaga Kerja (X5), Penyusutan alat (X6),Sewa Tanah (X7) berpengaruh
signifikan terhadap Pendapatan Petani (Y). Sedangkan secara parsial variabel
yang berpengaruh secara signifikan terhadap variable Pendapatan (Y) adalah
Biaya Tenaga Kerja (X5), Sewa Lahan (X7)

Creator

ELSE DAMAYANTI. LUBIS
1954 2010 55
PEMBIMBING
Dr. Novitri
Kurniati,SP.MP dan Bapak Anton Feriady.SP.MP.

Source

AGRIBISNIS

Publisher

UPT PERPUSTAKAAN

Date

21 DESEMBER 2022

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Language

BAHASA INDONESIA

Identifier

Dina Lesmana. 2010. Dampak Teknologi Mulsa Plastik Terhadap Produksi dan
Pendapatan Petani Tomat (Lycopersicum Esculentum L.Mill) di Desa
Bangun Raja Kecamatan Tanggarong Kecamatan Seberang Kabupaten
Kutai Kartanegara. Seminar Nasional Program Studi Agribisnis.
Universitas Mulawarman.
Irfan Arif Firmansyah.dkk.2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan
Usahatani Bawang Merah di Desa Ngepoh Kecamatan Drigu Kabupaten
Probolinggo. Seminar Nasional Program Studi Agribisnis. Universitas
Jember
Ken Suratiyah. 2011. Ilmu Usahatani. Cetakan keempat, Penebar Swadaya.
Jakarta.124 Halaman.
Kristina Parinsi. 2017. Analisa Pendapatan Usahatani Bawang Merah di Desa
Singki Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Jurnal Economix.
Stkip Pembangunan Indonesia. Makasar. Volume 5. Juni: 193-202.
Liana Fatma Leslie Pratiwi.dkk. 2018. Analisis Faktor- Faktot yang
Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Kentang Pada Lahan Marginal di
Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.Jurnal Agridevina. Universitas
Pembangunan Nasional. Jawa Timur. Volume 7. Nomor 1.Juli.
Lola Rahnadona.dkk.2015. Analisa Pendapatan Usahatani Bawang Merah Di
Kabupaten Malengka.Jurnal Agrise. Institut Pertanian Bogor. Volume 15.
Nomor 2.Mei : 1-13.
Mawardati. 2013. Analisa Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan
Usahatani Kentang di Kabupaten Bener Menah Provinsi Aceh . Jurnal
Agrium, 10 (2), 38-42.
M. Ade Wiraartha. 2006. Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta : Skripsi.
Moh Saeri .2018. Ilmu Usahatani dan Analisisnya.Universitas Wisnuwardhana
Malang Press. Jawa Timur.136 Halaman.
54
Mubyarto. 1989.Pengantar Ekonomi Pertanian. Edisi Ketiga. LP3S : Jakarta.
Mulyadi. 2011. Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian-Teori dan Aplikasi. PT Raja
Grafindo. Jakarta.
Nirmala Dyah A. 2012. Stratistik Deskriptif dan Regresi Linier Berganda
Dengan SPSS. Semarang University Press. 43 Halaman.
Prawirokusumo, S. 1990. Ilmu Usahatani .BPFE : Yogayakata.
Rahayu Estu, dkk . 1994..Bawang Merah.PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Singarimbun Marsi. 1989. Metode Penelitian Survai. Lembaga Penelitian
Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Jakarta.336
Halaman.
Soekartawi, 1986. Ilmu Usahatani .Universitas Indonesia Press, Jakarta. 253
Halaman
Soekartawi. 1995. Analisa Usahatani. Jakarta : UI- PRESS.
Soekartawi. 2002. Ilmu Usahatani dan Pendidikan Pengembangan Pertanian
Kecil. Jakarta : UI-PRESS.
Solimun.dkk. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Perspektif System. Malang :
UB-PRESS.
Sugiono.2011. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R & D. Bandung
Alfabeta.
Tri A Basuki. 2017. Pengantar Ekonometrika Revisi Pertama. Danisa
Media.Banyumeneng. Sleman. 135 Halaman.
Wibowo Singgi ,2008. Budidaya Bawang. Penebar swadaya .Jakarta
Waldi Sadaruddin. dkk. 2017. Analisis Pendapatan Usahatani Bawang Merah di
Desa Lenyek Kecamatan Luwuk Utara Kabupaten Banggai. Jurnal
Agrinesia. Universitas Negeri Gorontalo.Volume 2 Nomor 1. November:
1-26.
55
Yudi Hantoro. Dkk. 2014. Analisa Usahatani Bawang Merah di Desa
Sumberkledung Kecamatan Tegalsiwalan Kabupaten Probolinggo.
Universitas Jember.

Collection

Citation

ELSE DAMAYANTI. LUBIS 1954 2010 55 and PEMBIMBING Dr. Novitri Kurniati,SP.MP dan Bapak Anton Feriady.SP.MP., “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH
( Alium cepa L ) DI DESA SAMBIREJO KECAMATAN
SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed July 25, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3421.