PENGARUH PEMANGKASAN CABANG UTAMA DAN PUPUK PELENGKAP CAIR ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT VARIETAS AMALIA (Lycopersicum esculentum Mill)

Dublin Core

Title

PENGARUH PEMANGKASAN CABANG UTAMA DAN PUPUK PELENGKAP CAIR ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT VARIETAS AMALIA (Lycopersicum esculentum Mill)

Description

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemangkasan cabang utama dan
pemberian pupuk PPC terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat varietas Amalia
(Lycopersicum esculentum Mill). Penelitian ini dilaksanakan di Nusa Indah, Kecamatan Ratu
Agung, Kota Bengkulu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok
(RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah pemangkasan (P) yang terdiri dari P0
(kontrol) dan P1 (pemangkasan cabang utama). Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk pelengkap
cair (PPC) (K), yang melibatkan P0 (kontrol), K1 (2 ml/l), K2 (4 ml/l), K3 (6 ml/l), dan K4 (8
ml/l). Dengan mengkombinasikan kedua faktor ini, diperoleh sepuluh kombinasi perlakuan.
Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 30 unit percobaan.
Setiap unit percobaan berisi tiga tanaman, sehingga total ada 90 tanaman yang akan diamati
dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan analisis ragam, dan
jika terdapat perbedaan yang signifikan, uji lanjut dilakukan menggunakan Duncan's Multiple
Range Test (DMRT) pada tingkat signifikansi 5%. Perlakuan pemangkasan cabang utama dapat
meningkatkan jumlah cabang, jumlah daun, diameter buah, bobot buah perpanen 56 HST, bobot
buah perpanen 63 HST, bobot buah perpanen 70 HST, dan total bobot buah pada tanaman tomat
varietas amalia (lycopersicum esculentum MILL). Perlakuan pupuk PPC pada konsentrasi 2-8
ml/l dapat meningkatkan tinggi tanaman 28 HST, Panjang buah, bobot buah perpanen 56 HST,
bobot buah perpanen 63 HST, bobot buah perpanen 70 HST, dan total bobot buah. Pada
konsentrasi 2-6 ml/l dapat Meningkatkan jumlah cabang dan jumlah daun dengan tindakan
tertentu. Pada konsentrasi 2-4 ml/l dapat meningkatkan diameter buah, dan pada konsentrasi 4-8
ml/l dapat meningkatkan tinggi tanaman 21 HST pada tanaman tomat varietas amalia
(lycopersicum esculentum MILL).

Creator

YANDI FADKHUR RAHMAN
NPM: 1954211026
Eva Oktavidiati
Rita Hayati

Source

PRODI AGROTEKNOLOGI

Publisher

UPT PERPUSTAKAAN

Date

15 NOVEMBER 2023

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Format

PDF File

Language

BAHASA INDONESIA

Type

JURNAL REPOSITORY

Identifier

Albert, S. 2009. How to prune a
tomato .
http://harvesttotable.com/
2009/04/how to prune
tomato. [11 Jul i 2014].
Almajid, H. 2013. Respon tanaman
tomat terhadap pemangkasan
cabang dannfrekuensi
pemberian pupuk organik
cair. Skripsi Fakultas Sains
dan Teknologi. Universitas
Islam Negeri Sunan
Gunung Djati. Bandung
Anwar, J. T. 2011. Aplikasi Formulasi
Insektisida Nabati Campuran
Ekstrak Piper retrofractum
Vahl. dan Annona squamosa
L. pada Pertanaman Tomat
Organik. Skripsi Fakultas
Pertanian Institut Pertanian
Bogor. Bogor
Buckman, H. O. Dan N. C. Brady.
1982. Ilmu Tanah
(Terjemahan Soegiman).
Bharata Karya Aksara.
Jakarta.
Cahyono, B. 2016. Teknik Budidaya
Tomat Unggul Secara
Organik dan Anorganik.
Depok: Pustaka Mina
Cahyono, I. B. (2008). Tomat, usaha
tani dan penanganan pasca
panen. Kanisius.
Firmansyah, A., Nurbaiti, dan M. A.
Khoiri. 2014. Aplikasi Pupuk
Pelengkap Cair Organik
Terhadap Pertumbuhan dan
Produksi Tanaman Sawi (L.).
Jom Faperta Vol 1 No. 2
Fitriani, E. 2012. Untung Berlipat
Budidaya Tomat Di Berbagai
Media Tanam. Yogyakarta:
Pustaka Baru Press.
Hartatik, W., Husnain, dan L. R.
Widowati. 2015. Peranan
Pupuk Organik dalam
Peningkatan Produktivitas
Tanah dan Tanaman.
Makalah Review. Jurnal
Sumberdaya Lahan 9(2) :
107-120.
Hasrul, R. (2017). Pengaruh
Pemangkasan dan Pemberian
Pupuk Majemuk Terhadap
Hasil Tanaman Tomat
(Solanum lycopersicum
L) (Doctoral dissertation).
Irwan, A. W., & Wahyudin, A. (2017).
Pengaruh inokulasi Mikoriza
Vesikular Arbuskula (MVA)
dan pupuk pelengkap cair
terhadap pertumbuhan,
komponen hasil dan hasil
tanaman kedelai pada tanah
Inceptisols
Jatinangor. Kultivasi, 16(2).
Istifadah, N., & Hakim, N. (2017).
Kemampuan Kompos dan
Kompos Plus untuk
Meningkatkan Ketahanan
Tanaman Tomat terhadap
Penyakit Bercak Coklat
(Alternaria solani Sor.).
Agrikultura, 28(3).
https://doi.org/10.24198/agrik
ultura.v28i3.15742
Juarsah, I. 2014. Pemanfaatan Pupuk
Organik Untuk Pertanian
Organik dan Lingkungan
Berkelanjutan. Prosiding
Seminar Nasional Pertanian
Organik
Kailaku, S.I., K.T. Dewandari,
Sunarmani. 2007. Potensi
likopen dalam tomat untuk
kesehatan. Bul. Pascapanen
Tanaman Pertanian. 3: 50-58.
Kurniawan, A (2015). Pengaruh
Konsentrasi Pupuk Pelengkap
Cair (PPC) Terhadap
Pertumbuhan dan Hasil
Tanaman Kacang Hijau
(Vigna radiata L.). Innofarm:
Jurnal Inovasi
Pertanian, 15(2).
Kusumah, M. Mulyono. Dewi, S., S.
2015. Pengaruh Berbagai
Macam Sumber Nutrisi
Terhadap Pertumbuhan dan
Hasil Tanaman Tomat.
Program Studi Agroteknologi
Fakultas Pertanian
Universitas Muhammadiyah
Yogyakarta. Yogyakarta. : 1-
15.
Leovini, H. 2012. Pemanfaatan pupuk
organik cair pada budidaya
tanaman tomat
(Lycopersicam esculentum
Mill). Makalah Seminar
Umum. Fakultas Pertanian
Universitas Gajahmada.
Yogyakarta.
Lingga, P. 1994. Petunjuk Penggunaan
Pupuk. Penebar Swadaya.
Jakarta.
Nabilah, I., Yetti, H., & Yoseva, S.
(2018). Pengaruh pewiwilan
dan pupuk pelengkap cair
terhadap pertumbuhan dan
hasil tanaman cabai rawit
(Capsicum frustescens
L.). Jurnal Online
Mahasiswa (JOM) Bidang
Pertanian, 5, 1-14.
Nyakpa , M.Y., A.M. Lubis., M.A.
Palungkung. A.G. Amrah., A.
Munawarah., dan Go Bang
Hong. 1988. Kesuburan
Tanah. BKSPTN/USAID.
WUAE Project. University of
Kentucky.
Nyoman, D. 2016. Uji efektivitas
teknik ekstraksi dan dry heat
treatment terhadap kesehatan
bibit tomat (Lycopersicum
esculentum Mill). Jurnal
Agroekoteknologi. 5 (1):
2301 – 6515.
Pasaribu, R. P., & Yetti, H. (2015).
Pengaruh pemangkasan
cabang utama dan pemberian
pupuk pelengkap cair organik
terhadap pertumbuhan dan
produksi tanaman tomat
(Lycopersicum esculentum
Mill.). Jurnal Online
Mahasiswa (JOM) Bidang
Pertanian, 2(2), 1-14.
Primantoro. 2004. Hidroponik Buah
Untuk Bisnis Dan Hobi.
Penebar Swadaya. Jakarta.
Purwati, E. R. 2007. Budidaya Tomat.
Penebar Swadaya. Jakarta.
Qo’idah, N. 2015. Pengaruh
Pemberian Bioaktivaor EM4
dan Ragi Tempe Pada
Limbah Cair Tahu Terhadap
Pertumbuhan Tanaman
Tomat (Lycopersicon
esculentum Mill). Skripsi
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan
Keguruan Universitas Islam
Negeri Walisongo.
Semarang.
Rinsema, W.T. 1993. Pupuk dan Cara
Pemupukan. Diterjemahkan
oleh Saleh, H.H. Bharatara.
Jakarta.
Rizqiani, N., F.A. Erlina & W.Y.
Nasih. 2007. Pengaruh Dosis
dan Frekuensi Pemberian
Pupuk Organik Cair
Terhadap Pertumbuhan dan
Hasil Buncis. Jurnal Ilmu
Tanah dan Lingkungan VII
(1) : 43-45.
Sahera, W. O., Sabaruddin, L., &
Safuan, L. O. (2012).
Pertumbuan dan produksi
tomat (Lycopersicum
esculentuma Mill) pada
berbagai dosis bokhasi
kotoran sapi dan jarak
tanam. J Berk Penelit
Agron, 1(2), 102-106.
Salim, T., & Sriharti. (2008).
Pemanfaatan Limbah Industri
Pengolahan Dodol Nanas
Sebagai Kompos dan
Aplikasinya pada Tanaman
Tomat. Prosiding Seminar
Nasional Teknoin 2008
Bidang Teknik Kimia Dan
Tekstil, (5).
Saputra, A. (2022). Aplikasi Pupuk
Pelengkap Cair (PPC)
Organik Terhadap
Pertumbuhan dan Hasil
Tanaman Jahe Gajah
(Zingiber officinale
L). Jurnal Sains Agro, 7(1),
18-29.
Situmorang, A., Adiwirman dan
Deviona. 2014. Uji
pertumbuhan dan daya hasil
enam genotype tomat
(Lycopersicum esculentum
Miil) di dataran Rendah.
Skripsi Fakultas Pertanian
Universitas Riau, Pekanbaru.
(Tidak dipublikasikan).
Soegiman. 1992. Ilmu Tanah.
Terjemahan Buckman H.O
and N.C Brady, 1962, The
Nature and Properties of Soil.
Bhattara Karya Aksara.
Jakarta.
Sumaryo. 1986. Pengantar Ilmu
Kesuburan Tanah. Fakultas
Pertanian UNS. Surakarta
Supriyanto, E. A., Jazilah, S., &
Anggoro, W. (2008).
Pengaruh sistem tanam
legowo dan konsentrasi
pupuk pelengkap cair
terhadap pertumbuhan dan
produksi padi. Jurnal.
Fakultas Pertanian
Universitas Pekalongan.
Sutejo, M.M. 1995. Pupuk dan Cara
Pemupukan. Rieneka Cipta.
Jakarta.
Syahni, R. dan Nelly, N .2017 Analisis
Statistik Untuk Penelitian
Pertanian, Andalas Uversity
Press. Padang.321.
Taiz dan Zeiger (2002. An apparent
increase in symplasmic in
water contributes to greater
turgor in mycoffhizal roots of
droughted Rice Plant. New
Phytol. 115, 285-295
Tyas, J. A. 2011. Aplikasi formulasi
insektisida nabati campuran
ekstrak piper retrofractum
vahl. Dan annona squamosa
L. Pada pertanaman tomat
organik. Skripsi Fakultas
Pertanian Institut Pertanian
Bogor. Bogor.
Uchida, R. 2000. Essential nutrients
for plant growth: nutrient
function and deficiency
symptoms. Plant nutrient
management in Hawaii’s soil,
approaches for tropical and
subtropical agriculture.
Collage of Tropical
Agriculture and Human
Resources. University of
Hawaii. Manoa.
Wartapa, A., Y. Efendi, dan Sukadi.
2009. Pengaturan jumlah
cabang utama dan
penjarangan buah terhadap
hasil dan mutu benih tomat
varietas kaliurang. Jurnal
Ilmu Pertanian, volume 5(2):
150-163.
Wasonowati, C. 2011. Menigkatkan
pertumbuhan tanaman tomat
(Lycopersicum esculentum
Mill)dengan sistem budidaya
hidroponik. Jurnal Agrovigor.
Fakultas Pertanian
Universitas Trunojoyo
Madura. 4 (1) : 21-28.
Wibowo, N. I. (2016). Perlakuan
media tanam dengan pupuk
organik pada tanaman tomat
(Solanum lycopersicum).
Agroscience, 6(1).
Widawati, S., Sudiana, I., Sukara, E.,
& Muharam, A. (2013).
Teknologi Budidaya
Tanaman Tomat Melalui
Inverted Gardening dan
Conventional Gardening
Berbasis Pemanfaatan
Bakteri Indigenus. Jurnal
Hortikultura, 22(3).
https://doi.org/10.21082/jhort
.v22n3.2012.p224-232.
Yani, T., & Ade Iwan, S. (2004).
Tomat: Pembudidayaan
Secara Komersial. Penebar
Swadaya. Jakarta

Collection

Citation

YANDI FADKHUR RAHMAN NPM: 1954211026, Eva Oktavidiati, and Rita Hayati, “PENGARUH PEMANGKASAN CABANG UTAMA DAN PUPUK PELENGKAP CAIR ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT VARIETAS AMALIA (Lycopersicum esculentum Mill)
,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed February 26, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3966.