JENIS-JENIS HAMA PASCAPANEN DI GUDANG PENYIMPANAN KAKAO (Theobroma cacao) DI KECAMATAN PASEMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG

Dublin Core

Title

JENIS-JENIS HAMA PASCAPANEN DI GUDANG PENYIMPANAN KAKAO (Theobroma cacao) DI KECAMATAN PASEMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG

Description

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis hama pascapanen di gudang penyimpanan kakao (Theobroma cacao) di Kecamatan Psemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang. penelitian ini dilakukan pada bulan febuari-maret 2020 di gudang Kecamatan Pasemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang. metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survey langsung kelokasi penelitian. Sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan jelajah lokasi penelitian. Identifikasi serangga dilaboratorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil dalam penelitian ini diperoleh 6 spesies yang termasuk kedalam 6 family yaitu : Family Tenebrionidae ( Tribolium castaneum), family Laemophloeidae ( Crytoplestes ferrugineus), Stratiomydae (Hermitia illucens), Curculionidae ( Sitophilus oryzae), Anthribidae ( Araecerus fasciculatus) dan Pyralidae ( Ephetia cautella). Dari hasil penelitia yang telah dilakukan bahwa spesies hama pascapanen di gudang penyimpanan kakao rata-rata ditemukan disetiap gudang penelitian adalah 6 spesies hal ini karena di Desa Air Mayan, Kebanjati dan Tanjung Beringin tersebut memiliki gudang yang cukup besar. sedangkaan untuk desa yang ditemukaan paling sedikit adalah Desa Nanjungan hanya terdapat 5 spesies hal ini karena Desa Nanjungan ini memiliki gudang yang kecil dibandingkan dengan 3 gudang lainnya. Hama yang paling banyak jumlah yang ditemukan dan terdapat di empat desa adalah hama jenis cryptolestes ferrugineus dengan jumlah 37 individu, sebaliknnya hama yang paling sedikit penyebarannya ditemukan adalah jenis Hermitia illucens dengan jumlah yang ditemukan 5 individu. Faktor ekologi yang terdapat di gudang penyimpanan kakao (Theobroma cacao) di Kecamatan Pasemah Air Keruh Kabupaten Empat Lawang yaitu, rata-rata suhu udara 30oC-36OC dan kelembapan udara rata-rata 66-89


Creator

DEA DORA
NPM. 1621160078

Pembimbing: Jayanti Syahfitri.,M.pd
Penguji I: Drs.Charles Darwin.,M.Si
Penguji II: Drs.Kasmiruddin.,M.Si

Source

PENDIDIKAN BIOLOGI

Publisher

upt perpustakaan

Date

09/03/2021

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Relation

Alvi yani., Nasrianti., Firdausi AB. (2008). Teknologi Budidaya Kakao. Balai Besar Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Bogor
Anna, N. O. ( 2011 ). Pengelolahan panen dan pascapanen tanaman kakao (Theobroma Cacao L.). Fakultas Pertanian. Insititut Pertanian Bogor.
Arif B, A., dan Septianti E. ( 2010). Pengaruh Suhu Pemastaan Terhadap Rendemen dan Kadar Lemak Bubuk Kakao Hasil Pengempaan dari Biji Kakao Fermentasi dan Non Fermentasi. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian. Vol, 13(1). 1 Juni 2016:43-51.
Boror, D. J., Triplehorn, C. A dan Johnson, N. F. ( 1992). Pengenalan Pelajaran Serangga. Yokyakarta. Gadjah Mada Universitas Press.

Darsilawati, indah ( 2015). Hama gudang ordo coleopetra pada bahan baku pakan ternak impor dan status resistensisnya terhadap fosfin. Skripsi. Sekolah Pascasarjana, Insitut Pertanian Bogor.
Guspratama, S. ( 2014 ). Inventarisasi hama pascapanen pada biji kakao (Theobroma cacao L.) di Sulawesi Selatan dan pengendalian Araecerus fasciculatus (De Geer ) menggunakan kantung hematik. Skripsi. Fakultas pertanian. Insititut Pertanian Bogor.

Faruq Hilman dan Suciati Rizkia. (2017). Efektivitas Media Pertumbuhan Maggots Hermitia illucens ( Lalat Tentara Hitam) Sebagai Solusi Pemanfaatan Organic. Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi. Vol.2(1).

Haloho., Deslianti., Tri eliza. ( 2014). Kesesuaian Lima Jenis Komoditas Pascapanen Sebagai Media Perkembangan Hama Gudang Ephestia cautella (walker) (Lepidoptera : Pyralidae). Departeemen Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor
Ikawati, S, Ludji., P., A., dan Pratiwi, E., P., N (2016). Perkembangan Hama Cryptolestes ferrugineus Pada Tingkat Suhu Ruang. Jurnal HPT. Vol. 4(3) .
IKAPI. (2008). Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Organik. Yogyakarta : Kanisius.
Jumar. Ir. ( 2000). Entomologi Pertanian. Jakarta : ISBN : 979-518-751-1
Kalshoven, L. G. E. ( 1981 ). The Pests of crops in Indonesia. Jakarta: PT. Ictiar Baru Van Hoeve.

Karmawati, E., Z. Mahmud, M. Syakir, S. J. Munarso, I. K. Ardana dan Rubiyo. (2010). Budidaya dan pascapanen biji kakao. pusat penelitian dan pengembangan Perkebunan.

Khasanah N. (2015). Efektifitas Beberapa Tepung Biji Tumbuhan Sebagai Insektida Botani Terhadap Tribolium Sp. ( COLEOPTERA : TEDEBRIONIDAE) pada Biji Kakao di Penyimpanan. Jurnal. Agrotekbis 3(1) : 1-6.

Lilies, C. S. ( 1991 ). Kunci dertiminasi serangga. Program nasional pelatihan dan pengembangan pengendalian hama terpadu. Yokyakarta : Kanisius.

Limbongan, J. ( 2012 ). Karakteristik morpologis dan anatomis klonis harapan tahan penggerek buah kakao sebagai sumber bahan tanam. Jurnal Litbang Pertanian, 31 (1).

Lembaga Riset Perkebunan Indonesia. ( 2008 ). Indonesia berhasil menerapkan tehnik embriogenesis somatik pada kakao skala komersial. Warta penelitian dan pengembangan pertanian. 30 ( 1 ) : 18-19.

Martono Edhi., Trisyono Andi. Y., Parasian Franciskus. (2018). Resistance Of Ahasverus Advena And Cryptolestes Ferrugineus To Phosphine On Imported Cacao Beans From Caneroon, Invory Coast, And Domicican Republic. Jural Perlindungan Indonesia. Vol.22(2).

Nurfadila N. Retnowarti ina., Sunjaya., Dharmaputra Setyawati Okki. (2018). Keanekaragaman serangga hama pala( Myristica fragrans) dan tingkat kerusakannya di penyimpanan. Jurrnal Entomologi Indonesia. Vol.15(2).57-64.
Orina, D., Saputra, L, dan Hendripal ( 2016). Kerentana jenis tepung terhadap infestasi kumbang tepung merah ( Tribolium castaneum herbts) (Coleoptrera : Tenebrionidae). Jurnal Agrikultura. Vol. 27(3): 148 – 153
Ripin. ( 2012 ). Mengawetkan Serangga : Diakses dari http// : muarifin web. blogspot . com / 2012 / 05 /mengawetkan – serangga . html ? m = 1. pada minggu, 06 mei 2012.
Syafaruddin, Samsudin, Funny S. ( 2016). Aktivitas Repelensi dan insektisidal Beberapa Ekstrak dan minyak Nabati Terhadap Hama Gudang Ephestia cautella. Jurnal, TIDP 3(2), 117-126.
Sunanto, H. ( 1992 ). Coklat budidaya pengelolahan hasil dan aspek ekonomi. Yokyakart: Kanisius

Susanto, F. X. (1994). tanaman kakao budidayan dan pengelolahan hasil. Yokyakarta: Kanisius.

Siregar Zuliyanti Ameilia. ( 2007 ). Kakao yang nikmat sulit dirawan. Fakultas pertanian. Universitas Sumatera Utara.



Syakir, M., Karmawati, E dan Pitono, J. ( 2012 ). Teknologi budidaya dan pascapanen kakao. Jakarta : IAARD Press.

Tjitrosoepomo, G. ( 1988 ). Taksonomi tumbuhan ( Sperma thophyta ), Yokyakarta : Universitas Gadjah Mada.

Thamrin S., Silvia S., Melina. ( 2010). Penguji Ektra Tumbuhan Vitex Trifolia L., Acorus colomus L., dan Andropogonnardus L. terhadap Hama Pascapanen Araecerus fasciculatus De Geer ( coleoptra : Anthiribidae ) pada biji kakao. Jurnal Entamol. Indon., April 2010, Vol. 7, No. 1, 1-8

Wardhana. H. A.( 2016). Black Soldier Fly ( Hermitia illucens) Sebagai Sumber Protein Alternatif Untuk Pakan Ternak. Jurnal Wartazoa. Vol.26(2).

Format

pdf

Language

bahasa indonesia

Type

jurnal

Citation

DEA DORA NPM. 1621160078 et al., “JENIS-JENIS HAMA PASCAPANEN DI GUDANG PENYIMPANAN KAKAO (Theobroma cacao) DI KECAMATAN PASEMAH AIR KERUH KABUPATEN EMPAT LAWANG ,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed September 26, 2021, http://repo.umb.ac.id/items/show/1529.