PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SENAM REMATIK DAN SENAM ERGONOMIK TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KOTA BENGKULU

Dublin Core

Title

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SENAM REMATIK DAN SENAM ERGONOMIK TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KOTA BENGKULU

Description

Lanjut usia (Lansia) adalah seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun. Lansia mandiri adalah lansia dalam kondisi mampu untuk menjalankan kehidupan pribadinya. Untuk meningkatkan Activity of Daily Living ini bisa dengan melakukan senam, yaitu salah satunya senam rematik dan senam ergonomik.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbandingan efektivitas Senam Rematik dan Senam Ergonomik Terhadap Activity Daily Living pada Lansia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasy eksperiment. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 sampel dibagi 2 kelompok. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling.
Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam seminggu selama 3 minggu. Selanjutnya data diuji menggunakan uji T. Hasil analisis bivariat uji t-dependen pada kelompok Senam Rematik didapatkan p-value 0,007, pada kelompok Senam Ergonomik didapatkan p-value 0,000, yang bearti bahwa ada pengaruh intervensi Senam Rematik dan Senam Ergonomik terhadap Activity Daily Living pada lansia.
Hasil analisis uji independen didapatkan p 0,278 dapat di simpulkan bahwa tidak ada perbedaan efektifitas antara kedua intervensi. Kedua intervensi sama-sama efektif untuk meningkatkan Activity Daily Living pada lansia. Diharapkan kepada pihak Panti dapat memberikan senam yang bisa meningkatkan Activity Daily Living pada lansia, seperti Senam Rematik dan Senam Ergonomik.

Creator

ROSA AFRIA LEZA MUKTI
NPM :1880200051

pembimbing:Ns. Larra Fredrika, S.Kep, M.Kep
penguji I:Fatsiwi Nunik A.,S.Kep.Ners,M.Kep
penguji II:Andri Kusumah W.,S.Kep.Ners,M.Kep

Source

KEPERAWATAN

Publisher

upt perpustakaan

Date

17/03/2021

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Relation

Agung I. (2011). Uji Keandalan dan Kesahihan Indeks Activity of Daily Living untuk Mengukur Status Fungsional Dasar pada Usia Lanjut di RSCM. Tesis. Jakarta: Program Studi Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Azizah LM. (2011). Keperawatan lanjut usia. Yogyakarta: Graha ilmu
Ediawati. (2013). Tingkat Kemandirian Lansia Dalam Activities Daily Living di Panti Sosial Tresna Werdha Senja Rawi, Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia Vol.2 No. 1 Juli 2016http://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI Diaksestanggal22 Januari 2020 jam 20.15 wib.
Fatmah. (2010). Gizi Usia Lanjut. Jakarta: Erlangga.
Graf,C. (2011). The Lawton Instrumental Activities of Daily Living Scale. San Fransisco: University of California.
Hardywinoto. (2014). Panduan Gerontologi. Jakarta: Pustaka Utama.
Heryanti, IP. (2011). Hubungan Kemandirian dan Dukungan Sosial dengan Tingkat Stress Lansia.Bogor Tersedia dari http://www.repository.ipb.ac.id/ . Diakses tanggal 22 Januari 2020, 20.00 wib.
Huriah, T., Ema W., Afiani, S. R., & Yuliana M. M. (2014). Pengaruh Senam Ergonomis terhadap Penurunan Skala Nyeri Sendi dan Kekuatan Otot pada Lanjut Usia di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II Bantul Yogyakarta. Manuskrip Penelitian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. http://mkep.umy.ac.id/wp-content/uploads/2016/02/Manuskrip- Riset-AIPNI SERGO-2014-Titih.pdf
Husain, (2014). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kemandirian Lansia Dalam Pemenuhan Aktivitas Sehari – hari Di Desa Tua lango Kecamatan Tilago Kabupaten Gorontalo. Skripsi, Universitas Negeri Gorontalo. Diunduhdarihttp://kim.ung.ac.id/index.php/KIMFIKK/article/download/2836/2812Diaksestanggal 22 Januari 2020 jam 20.30 wib.
Junaidi, Iskandar., (2013). Rematik dan Asam Urat. Jakarta : PT Bhuana Ilmu Populer
Andri Juli, Karmila Resi, Padila, J. Harsismanto, Sartika Andry. (2019) Pengaruh Terapi Aktivitas Senam Ergonomis Terhadap Peningkatan Kemampuan Fungsional Lansia wilayah kerja puskesmas sukamerindu kota bengkulu. Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Journal of telenursing https://doi.org/10.31539/joting.v1i2.933 Diakses tanggal 20 Juli 2020 jam 19.50 wib.
Kasjono, H S. & Yasril. (2011). Teknik Sampling Untuk Penelitian kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kementrian Kesehatan RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia 2017. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses pada tanggal 31 Januari 2020 dari http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/profil-kesehatanindonesia/Profil-Kesehatan-Indonesia-tahun-2017.pdf
Kholifah. (2016). Keperawatan Gerontik. Jakarta: Kemenkes.
Kushariyadi. (2013). Asuhan Keperawatan Klien Lanjut Usia. Jakarta: Salemba Medika.
Maryam. (2011). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.
Maryam. (2013). Asuhan Keperawatan pada Lansia. Jakarta: TIM. Medika.
Murwani. (2013). Gerontik Konsep Dasar, Asuhan Keperawatan Home Care dam Komunitas. Yogyakarta: Fitramaya.
Nugroho, W. (2013). Gerontik dan Geriatrik. Jakarta: EGC.
Nuhoni. (2013). Kekuatan Otot dan Mobilitas Usia Lanjut Setelah Latihan Penguatan Isotonik Quadriceps Femoris di Rumah. Majalah Kedokteran Indonesia. Volume : 61. Nomor : 1, Januari 2011. Jakarta : IDI
Nurmah. (2011). Hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living di panti tresna werdha budhi dharma di bekasi timur. Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Tahun 2011.Stikes Medistra Indonesia.Bekasi. http://nursingjurnal.respati.ac.id/index.php/JKRY/article/view/169 Diakses tanggal 25 Januari 2020 jam 16.50 wib.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Selemba
Padila. (2013). Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika.
Pudjiastuti. (2013). Fisioterapi Pada Lansia. Jakarta: EGC.
Pzier. (2013). Senam Rematik. Jakarta : EGC
Ratnawati. (2017). Asuhan Keperawatan Gerontik. Yogyakarta: Pustaka Baru Pers.
Rinajumita. (2011). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemandirian Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Lampasi Kecamatan Payakumbuh Utara Tahun 2011, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang . Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas. http://jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jkma/article/view/95 Diakses tanggal 25 Januari 2020 jam 16.50 wib.
Sofia. (2014). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Yogyakarta : Deepublish
Sujarweni. (2014).Metodologi Penelitian Keperawatan. Yogyakarta: Gava Media.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:ISBN.

Setiawan, D,. & Prasetyo, H. (2015). Metodeogi Penelitian Kesehatan Untuk Mahasiswa Kesehatan. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Wratsongko M. (2013). Mukjizat Gerakan Shalat. Jakarta: Mizania.
Wratsongko M. (2015). Pedoman Sehat Tanpa Obat, Senam Ergonomik. Jakarta: Gramedia.
Wratsongko M. (2014). Sehat tanpa Obat Kimia dengan Best Teknik Pernapasan Otak Berbasis Ergonomik. Jakarta Selatan : Mizania

WHO. (2017). World Health Organization Quality of Life.WHO.

Yuliatri, Eka, dkk. (2014). Hubungan Tingkat Depresi Dengan Tingkat Kemandirian dalam Aktivitas Sehari-hari pada Lansia di Wilayah Puskesmas Tembilahan Hulu, Jurnal Keperawatan Soedirman. Volume 9 No.2, Juli 2014 file http://jks.fikes.unsoed.ac.id/index.php/jks/article/viewFile/576/316. [LastAccess : 20 januari 2020 jam 19.10 wib

Format

pdf

Language

bahasa indonesia

Type

jurnal

Collection

Citation

ROSA AFRIA LEZA MUKTI NPM :1880200051 et al., “ PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SENAM REMATIK DAN SENAM ERGONOMIK TERHADAP ACTIVITY DAILY LIVING PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KOTA BENGKULU,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed May 29, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/1723.