FERMENTASI AMPAS KELAPA (Cocos nucifera L ) DENGAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DAN PENGARUHNYA TERHADAP FRAKSI SERAT

Dublin Core

Title

FERMENTASI AMPAS KELAPA (Cocos nucifera L ) DENGAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DAN PENGARUHNYA TERHADAP FRAKSI SERAT

Creator

OKISI KURNIAWAN PUTRA
NPM. 1750080033
pembimbing 1
Bapak Edwar Suharnas SP. MP
pembimbing 2:
Wismalinda Rita SP. MP
Penguji 1:
Dr. Ir. Nurhaita, MP
Penguji 2:
Sulisasih, S.Pt., M.Si

Source

PETERNAKAN

Publisher

UPT Perpustakaan

Date

23 Februari 2023

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Language

Bahasa Indonesia

Identifier

Abdurachman, A dan A. Mulyani. 2003. Pemanfaatan Lahan Berpotensi Untuk
Pengembangan Produksi Kelapa. Jurnal Litbang Pertanian 22 (1) : 2432.
Aisjah, T. ( 2001 ). Pengaruh Takaran Inokulum ( Trichoderma Varidae ) Dan
Suhu Fermentor Terhadap Nilai Gizi Protein Kasar Dan Serat Kasar Produk
Fermentasi Bungkil Kelapa Sawit . Bionatura, 3 ( 3 ).
Amalia L., L. Aboenawan, E. B. Laconi, N. Ramli., M. Ridla, and L.A. Darobin.
2000. Pengetahuan Bahan Makanan Ternak. Laboratorium Ilmu dan
Teknologi Pakan. Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Anonim. 2003. Cocos nucifera L., Coconut. ww.simplycoconut.com. (diakses 16
juni 2016).
Apriyantono, A.D., S. Fardiaz, S. Puspitasari, S. Wati, dan Budiono. 1989.
Analisis Pangan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaaan Direktorat
Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Pangan dan Gizi Institut Pertanian
Bogor. Bogor.
Arief, R. 2001. Pengaruh Penggunaan Jerami Pada Amoniasi Terhadap Daya
Cerna NDF, ADF Dan ADS Dalam Ransum Domba Lokal. Jurnal
Agroland 8 (2) : 208-215.
48
Astuti.T,Yurni. S. Amir, Gusni Yelni, and Isyaturriyadhah. 2014. The Result of
Biotechnology by Local Microorganisms to Banana Peel on Rumen Fluid
Characteristics as Ruminant Feed. Journal of Advanced
Autrey, K.M. ( 1974 ). Selulose Digestibility of Material Fibrous Treted With
Tricoderma Viridae Selulose. Journal Diry Science 58 Hal 67-77. Bogor.
Badarina, I., D. Evvyernie, T.Toharmat, E.N.Herliyana, and L.K. Darusman.
2013. Nutritive value of coffee husk fermented with as ruminant feed. Med.
Pet. 36 (1): 58-63.
Buckle, K.A., R.A. Edward., C.H. Fleet and M. Wooton. 1987. Ilmu Pangan.
Diterjemahkan Adiono dan Purnomo. UI Press. Jakarta.
Cochrane, V. W. 1988. Physiology of Fungi. John Wiley & Sons, Inc, New York.
Derrick. 2005. Protein in Calf Feed. http://www.winslowfeeds.co.nz/pdfs.pdf
Figarty, W. M. 1983. Microbial Enzymes and Biotechnology. Applied Science
Publ,.London.
Griffin, D. N. 1992. Fungal Physiology. A Wiley-Interscience Publication. John
Willey and Sons, New york.
Hanafi, N. D. 2004. Perlakuan Silase dan Amoniasi Daun Kelapa Sawit sebagai
Bahan Baku Pakan Ternak. Karya Ilmiah. Fakultas Pertanian Universitas
Sumatra Utara. Medan.
Haris, L.E., 1970. Chemical Biological Methods For Feed Analiysis. University of
Florida. Gansville. USA.
Hariyadi. 2008. Budidaya tanaman kelapa (Cocos nucifera L.). Departemen
Agronomi dan Hortikultura Institut Pertanian Bogor. Di akses pada 28
September 2018.
Hutsoit, G.F. 1988. Ampas Kelapa: Dari Tempe Bongkrek ke Pemanis. Majalah
Perusahaan Gula Pasuruan. Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia 24
(3):19-24.
Ismail, N. 2009. Prospek Menguntungkan Investasi Budidaya Komoditi Kelapa.
http:/www.bppmd.kaltimprov.go.id. Di akses 27 September 2018.
Jambi,
Imsya A dan Rizki Palupi. 2008. Pengaruh dosis stater fermentasi cair terhadap
kandungan lignin, selulosa dan hemiselulosa pelepah sawit. Majalah Ilmiah
Sriwijaya. Vol 13 (5): 292-297
Kanti, A. ( 2017 ). Potensi Kapang Aspergillus niger, Rhizopus oryzae dan
Neurospora sitophila. Buletin Peternakan, 41 ( 1 )
49
Karmas, M. 1989. Evaluasi Gizi pada Pengolahan Bahan Pangan. Penerbit ITB.
Bandung.
Kartadisastra, H. R., 1997. Ternak Penyediaan dan Penggelolaan Pakan Ternak
Ruminansia. Kanisius.Yogyakarta.
Kusnandar, F. 2010. Kimia Pangan Komponen Makro. Dian Rakyat. Jakarta.
Lado, L. 2007. Evaluasi Kualitas Silase Rumput Sudan (Sorghum Sudanense)
Pada Penambahan Berbagai Macam Aditif Karbohidrat Mudah Larut. Tesis.
Pascasarjana Program Studi Ilmu Peternakan. Universitas Gadjah Mada,
Yogyakarta.
Leng, R.A. ( 1991 ). Application of Biotechnology to Nutrition of Animals in
Developing Countries, F.A.O.Animal Production and Health
Lestari, S. ( 2001 ). Pengaruh Kadar Ampas Tahu yang Difermentasi Terhadap
Efisiensi Pakan dan Pertumbuhan Ikan Mas ( Cyprinus carpio ), Skripsi S1.
Prodi Budidaya Perairan IPB, Bogor.
Mappiratu. 1990. Produksi Beta Karoten Pada Limbah Cair Tapioka Dengan
Kapang Oncom Merah. [Tesis]. Bogor: FPS-Institut Pertanian Bogor.
Marquez, P.O., 1999. Nutritional Advantages of Philipine Coconut Flour.
Coconut Farmers Bulletn, Number. 4, pp. 1-7.
Miswandi. 2009. Analisis Komponen Daun Kelapa Sawit yang Difermentasi
dengan Feses Ayam. Skripsi. Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas
Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru.
Muchtadi,T. R. 1997. Teknologi Proses Pengolahan Bahan Pangan. Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan. Bogor.
Mudjiman, A. 1985.Makanan Ikan. Penerbit Swadaya, Jakarta.
Murni. R, Suparjo, Akmal dan B.L. Ginting. 2008. Teknologi Pemanfaatan
Limbah untuk Pakan. Buku Ajar. Fakultas Peternakan. Universitas Jambi.
Ninet dan Renaud. 1979. Carotenoid as colorant and vitamin A precursor. New
York and London: Academic press.
Prajnanta, F. 2000. Usaha Santan kelapa. Jakarta: Swadaya.
Putri, M. F. 2010. Kandungan Gizi dan Sifat Fisik Tepung Ampas Kelapa sebagai
Bahan Pangan Sumber Serat. Jurusan Teknologi Jasa Dan Produksi Prodi
Tata Boga Fakultas Teknik UNNES, Semarang.
50
Raffali, 2010. Produksi dan Kandungan Fraksi Serat Rumput Setaria yang di
Tanam dengan Jenis Pupuk Kandang yang Berbeda pada Pemotongan
Pertama. Skripsi Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam
Negri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekanbaru.
Ramdani I, Kardaya D & Anggraeni. 2016. Pengaruh subsitusi pakan komersil
dengan tepung ampas kelapa terhadap bobot potong dan bobot karkas ayam
kampung. Jurnal Peternakan Nusantara 2(1): 9-16.
Reever, J. B. 1985. Lignin composition in vitro digestibility of feeds. J. Anim. Sc,
60:316-322.
Riyanti, E. I. 2009. Biomassa Sebagai Bahan Baku Bioethanol. Balai Besar
Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik
Pertanian, Bogor. Jurnal Litbang Pertanian, 28(3):101-110.
Sahrul. 2011. Pengaruh Amoniasi dan Fermentasi Tiga Varietas Jerami Padi
terhadap Kecernaan NDF, ADF, Selulosa, dan Hemiselulosa secara In Vitro.
Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Padang.
Said, E. G. 1996. Penanganan dan Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit. Trubus
Agriwidya. Cet. 1 Ungaran.
Schuster, E., N, Dunn-Colemen, J. Frisvad, & P. Van Dijck. ( 2002 ). On the
safety of Aspergillus niger – A review. Appl. Microbiol. Biotechnol. 59:
426-435. http://doi.org/10.1007/s00253-002-1032-6.
Sutardi, T. 1980. Landasan Ilmu Nutrisi. Departemen Ilmu Makanan Ternak, IPB.
Sutardi, T., S. H Pratiwi, A, Adnan dan Nuraini, S. 1980. Peningkatan
Pemanfaatan Jerami Padi melalui Hidrolisa Basa, Suplementasi Urea dan
Belerang. Bull. Makanan Ternak. 6 Bogor.
Syamsu, J.,K. Mudikjo, dan E.G. Sa’id. 2003. Daya Dukung Limbah Pertanian
sebagai Sumber Pakan Ternak Ruminansia di Indonesia. Wartazoa 13(1):30-
37.
Taherzadeh M.J. dan Karimi K. 2007. Enzyme-Based Hydrolysis Process for
Ethanol from Lignocellulosic Material. Review: J. BioResources 2 (4): 707-
738.
Tillman, A. D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S. Prawirokusumo., dan S. Lebd
osoekadjo, 1991. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gajah Mada University Pre
ss. Yogyakarta.
Van Soest, P. J. 1982. Nutritional Ecology of The Ruminant. O and B Books, inc
United States of America.
51
Widya. 2005. Enzim Selulase. http://kb.Atmaja.ac.id/default.Aspx. Diakses
Tanggal 03 Desember 2021.
Winarno, F. G. dan S. Fardiaz. 1980. Biofermentasi dan Biosintesa Protein.
Angkasa, Bandung.
Yulvianti M., Widya E, Tarsono, M Alfian R. 2015. Pemanfaatan ampas kelapa
sebagai bahan baku tepung kelapa tinggi serat dengan metode freeze drying.
Cilegon: Universitas Sultan Agung Tirtayasa. Jurnal intergrasi proses

Collection

Citation

OKISI KURNIAWAN PUTRA NPM. 1750080033 et al., “FERMENTASI AMPAS KELAPA (Cocos nucifera L ) DENGAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DAN PENGARUHNYA TERHADAP FRAKSI SERAT,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed June 25, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3461.