RESPON TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI

Dublin Core

Title

RESPON TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI

Description

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman bawang
merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap pemberian jenis pupuk organik cair
dengan berbagai konsentrasi. Rancangan yang digunakan yatu Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 2 faktor 3 ulangan. Faktor pertama pemberian jenis POC
(J) : J1 (daun kelor), J2(daun lamtoro). Sedangkan faktor ke 2 berbagai
konsentrasi (K) : K0 (Kontrol), K1 (100 ml/L air), K2 (200 ml/L air) dan K3 (300
ml/L air). Berdasarkan taraf yang dikombinasikan dari kedua faktor perlakuan
tersebut, maka diperoleh 8 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi
perlakuan diulang 3 kali dan diperoleh 24 unit percobaan dan setiap percobaan
terdiri dari 6 tanaman sehingga terdapat 144 tanaman yang akan diamati pada
penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara
perlakuan jenis POC dan berbagai konsentrasi pada parameter tinggi tanaman
umur 6 MST, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah umbi dan
berat kering umbi. perlakuan jenis POC berpengaruh sangat nyata terhadap
parameter berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat basah umbi dan berat
kering umbi dan berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman 6 MST, 8
MST, jumlah daun 4 MST dan banyak anakan perumpun pada umur 4 MST.
Sedangkan perlakuan berbagai konsentrasi berpengaruh sangat nyata terhadap
tinggi tanaman 6 MST, 8 MST, berat basah tanaman, berat kering tanaman, berat
basah umbi dan berat kering umbi.

Creator

Aldi Pratama
NPM:1954211030
Pembimbing
Usman
Penguji 1
Yukiman Armadi
Penguji 2
Dwi Fitriani

Source

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI

Date

22 Juni 2023

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Format

PDF File

Language

BAHASA INDONESIA

Type

JURNAL SKRIPSI

Identifier

Adiaha, M. S. (2017). Potential of Moringa oleifera as nutrient–agent for
biofertilizer production. World News of Natural Sciences, 10 : 101-104.
Adisarwanto, 2008. Budidaya Bawang Merah Tropika. Penebar Sw
Adrianto.T Dan N. Indarto, 2004 Budidaya Dan Analisis Usaha Tani Bawang
Merah,Kacang Hijau, Kacang Panjang, Absolut, Yogyakarta.
Agussalim, A. Mustaha. Suhardi. 2003. Acuan Rekomendasi Pemupukan Spesifik
Lokasi untuk Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Sulawesi
Tenggara. 16 (2) : 52-64.
Ainun M., Nurhayati., Risma R. 2013. Pengaruh Varietas dan Konsentrasi Pupuk
Majemuk Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis Bunga
(Brassica oleracea L.). J. Floratek 9 (8): 118-126.
Beja, H D. 2020 Pengaruh Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan
Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bima
BPS.2019.https://bengkulu.bps.go.id/statictable/2021/06/24/495/luas-panenproduksi-dan-produktivitas-bawang-merah-menurut-kabupaten-kota-diprovinsi-bengkulu-tahun-2018-2019.html.
Damanik, M. M. B., Bachtiar, E.H., Fauzi., Sariffudin dan Hanum, H. 2010.
Kesuburan Tanah dan Pemupukan. USU Press, Medan.
Fannisa, F., dan Dody Kastono. 2020. Pengaruh Pupuk Organik Cair terhadap
Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Lahan Pasir. Jurnal
Vegetalika. Fakultas Pertanian. Universitas Gadjah Mada.
Hameeda, B; Harini, G; Rupela, O.P; Reddy, G. 2007. Effect of composts or
vermicomposts on sorghum growth and mycorrhizal colonization. African
Journal Of Biotechnology. 6(1):9-12.
http://cybex.pertanian.go.id/artikel/96539/mengenal-jenis-varietas-bawang-merahunggulan/
https://www.google.com/search?q=Peraturan+Menteri+Pertanian+No.2%2FPert.
%2FHK.060%2F2%2F2006&oq=Peraturan+Menteri+Pertanian+No.2%2FP
ert.%2FHK.060%2F2%2F2006&aqs=chrome..69i57j0i30i546l2j0i546l2.29
58j0j15&sourceid=chrome&ie=UTF-8
44
Ihsan, M., Rachmawati, S. J., Anwar, K., & Rahayu, T. (2021). Optimalisasi Hasil
Bawang Merah (Allium ascalonicum, L) dengan Pupuk Organik Cair dari
Daun Kelor (Moringa oleifera). Jurnal Pertanian Terpadu, 9(1), 40-52.
Krisnadi, D. (2012). Ekstrak daun kelor tingkatkan hasil panen. Tersedia:
http://kelorina. com/daun-kelor-tingkatkan-hasil-panen/. Diakses tgl, 24.
Marliah, A., Nurhayati, N., & Riana, R. (2013). Pengaruh varietas dan konsentrasi
pupuk majemuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga
(Brassica oleracea L.). Jurnal Floratek, 8(2), 118-126.
Masluki, M. (2015). Respon Tanaman Bayam Merah (alternanthera amoena)
Terhadap Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Urin Sapi. Perbal: Jurnal
Pertanian Berkelanjutan, 3(1).
Meena Devi, V. N., Ariharan, V. N., & Nagendra Prasad, P. (2013). Nutritive
value and potential uses of Leucaena leucocephala as biofuel–a mini
review. Research Journal of Pharmaceutical, Biological and Chemical
Sciences, 4(1), 515-521.
Napitupulu, D dan L. Winarto. 2009. Pengaruh Pemberian Pupuk N Dan K
Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah. Balai Pengkajian
Teknologi Pertanian Sumatera Utara. J-Hort. 20 (1) : 22-35.
Nugraha, A. (2020). Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium
ascalonicum L) pada Pemberian POC Daun Lamtoro dan Kompos Daun
Lamtoro (Doctoral dissertation, UMSU).
Padjar. 2010. Kedelai setelah satu dekade. Majalah tempo. Pertumbuhan dan
Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.).Skripsi. Universitas
Lampung. Bandar Lampung. Hlm 15-17.
Pramana, D. (2022). Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada Merah
(Lactuna sativa L.) Terhadap Pemberian POC Daun Lamtoro dan Pupuk SP36. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI], 2(3).
Prayudyaningsih, R., & Tikupadang, H. (2008). Percepatan pertumbuhan
Tanaman Bitti (Vitex Cofasuss Reinw) dengan aplikasi fungsi Mikorisa
Arbuskula (FMI). Balai Penelitian Kehutanan Makassar.
Purwanto, I. (2007). Mengenal Lebih Dekat Leguminosaceae. Yogyakarta:
Penerbit Kanisius.
Raditya, F. T. (2021). PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR DAUN
KELOR DAN CANGKANG TELUR TERHADAP PERTUMBUHAN
SAWI SAMHONG (Brassica juncea L.). Jurnal Agrosains dan
Teknologi, 6(1), 1-6.
45
Rajiman, R. (2019). Pengaruh Ekstrak Daun Kelor terhadap Produktivitas dan
Kualitas Bawang Merah. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 26(1).
Ratrinia, P. W., Ma'ruf, W. F., & Dewi, E. N. (2014). Pengaruh penggunaan
bioaktivator EM4 dan penambahan daun lamtoro (Leucaena leucocephala)
terhadap spesifikasi pupuk organik cair rumput laut Eucheuma
spinosum. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 3(3), 82-
87.
Redaksi Trubus. (2012). Mikroba Juru Masak Tanaman. Jakarta: Trubus.
Reijntjes, C., B. Haverkort dan A. Waters - Bayer. 2010. Pertanian Masa
Depan : Pengantar untuk Pertanian Berkelanjutan dengan Input Luar
Rinaldi, Muhammad dan Mohammad Syahrial. 2019. Budidaya Bawang Merah.
Jakarta Timur:Garuda Pustaka.
Rukmana, P.1995. Bawang Merah Budidaya dan Pengolahan
Pascapanen.Kanisius. Jakarta.
Samadi, B. dan Cahyono, B., 2005. Bawang Merah Intensifikasi Usaha Tani.
Kanisius, Yogyakarta.
Septirosya, T., Putri, R. H., & Aulawi, T. (2019). Aplikasi pupuk organik cair
lamtoro pada pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. AGROSCRIPT:
Journal of Applied Agricultural Sciences, 1(1), 1-8.
Siboro ES, Surya E, Herlina N. (2013). Pembuatan pupuk cair dan biogas dari
campuran limbah sayuran.
Sudirja, 2007. Pedoman bertanam bawang. Kanisius yogyakarta
Sulistyawati, S., & Arifin, M. Z. (2017). Pertumbuhan dan Hasil Pakcoy (Brassica
Rapa L.) pada Lama Fermentasi dan Dosis Bokashi Daun Lamtoro
(Leucaena Leucocephala L.). Jurnal Agroteknologi Merdeka
Pasuruan, 1(1).
Suriana, N. 2011. Bawang Bawa Untung Budidaya Bawang Merah dan Bawang
Putih. Cahaya Atma Pustaka. Yogyakarta. 104 hal
Sutedjo, M. M. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta.
Suwahyono. 2011. Petunjuk Praktis Penggunaan Pupuk Organik Secara Efektif
dan Efisien. Penebar Swadaya, Jakarta.
Syahni, R. dan Nelly, N .2017 Analisis Statistik Untuk Penelitian Pertanian,
Andalas Uversity Press. Padang.321.
46
Tarigan.S.,Meriksa.S. 2017. Perubahan Pertumbuhan dan Produksi Bawang
Merah (Allium acalonicum L.) Dari Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik
dan Dosis Pupuk Kcl.Jurnal Agroteknosains Vol. 01 No. 02 Nopember.
Tim Bina Karya Tani, 2008. Pedoman Bertanam Bawang Merah. Yrama Widya.
Bandung.
Tjitrosoepomo G. 2010. Taksonomi Umum. Yogyakarta: Gajah Mada University
Press.
Wibowo, Singgih. 2006. Budidaya Bawang Merah, Bawang Putih, dan Bawang
Bombay. Penebar Swadaya. Jakarta, 194 hlm

Collection

Citation

Aldi Pratama NPM:1954211030 et al., “RESPON TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) TERHADAP PEMBERIAN JENIS PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI ,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed May 22, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3768.