PENGARUH FERMENTASI DENGAN DOSIS MOL DAN
WAKTU YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN
SELULOSA DAN LIGNIN PELEPAH SAWIT

Dublin Core

Title

PENGARUH FERMENTASI DENGAN DOSIS MOL DAN
WAKTU YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN
SELULOSA DAN LIGNIN PELEPAH SAWIT

Description

Pengaruh Fermentasi Dengan Dosis MOL Dan Waktu Yang Berbeda Terhadap
Kandungan Selulosa Dan Lignin Pelepah Sawit. ( Rama Anggara, di bawah bimbingan Dr. Ir.
Nurhaita. MP dan Nur Hidayah. S.pt M.Si 2018 ). Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian
Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui fermentasi dengan dosis MOL dan waktu
yang berbeda terhadap kandungan selulosa dan lignin pada pelepah sawit Pada ternak sacara invitro. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2018 di desa Talang Pauh
Kecamatan Pondok Kelapa Bengkulu Tengah Kota Bengkulu. Analisa Proksimat di lakukan di
LaboraturiumTernak Perah Institut Pertanian Bogor (IPB).
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Pola Factorial dengan 2
faktor yaitu dosis MOL (A1 = 0%, A2= 5%, A3= 10%, a4= 15%) dan waktu fermentasi (B1 = 7
hari dan B2 = 14 hari ) dengan 3 kali ulangan. Parameter yang di amati meliputi kandungan
Selulosa dan Lignin Pelepah Sawit.
Analisis ragam berpengaruh nyata terhadap kandungan selulosa, namun tidak
berpengaruh terhadap kandungan lignin. Dan interaksi dosis MOL 10% dengan fermentasu 7
hari adalah hasil yang terbaik terhadap kandungan selulosa dan lignin.

Creator

RAMA ANGGARA
NPM: 1450080038
Pembimbing I :
Dr.Ir. Nurhaita.MP
Pembimbing II:
Nur Hidayah, S.Pt. MSi
Penguji I :
Ir. Edwar Suharnas, SP.MP
Penguji II:
Neli Definiati, SP.MP

Source

Peternakan

Publisher

UPT Perpustakaan

Date

24 September 2021

Contributor

Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Rights

Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Language

Bahasa Indonesia

Identifier

Aninom.2006. Jurnal Kelapa Sawit. Vol. 14 no.2. PPKS. PPKS : Medan
Anonim. 2009. Jurnal Kelapa Sawit. Vol. 17 no.2. PPKS. PPKS :medan
Alimon,A.R. dan M.Hair Bejo. 1995. Feeding Sytem Based on Oil Palm byProducts in Malaysia. 1 Intsymp. On the Integration of Livestock to Oil
Palm Production. MASP/ FAO and UMP, 25-27 June 1995, Kuala Lumpur,
Malasia
Arora, S. P. 1995. Pencernaan Mikroba Pada Ruminansia. Gadjah Mada
University Press, Yogyakarta. Diterjemahkan oleh R. Murwani.
Astuti.T dan G. Yelni, Evaluasi Kecernaan Nutrient Pelepah Sawit Yang
Difermentasi dengan Berbagai Sumber Mikroorganisme Sebagai Bahan
Pakan Ternak Ruminansia. Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo.
Vol 10. Dipanegoro.
Biyatmoko Danang. 2013. Respons Peningkatan Nutrisi Pelepah Sawit
Fermentasi Yang Diinokulasi Dengan Inokulum Yang Berbeda. Fakultas
Pertanian Universitas Lambung Mangkurat. Vol 36 Kalimantar Selatan
Oboh. 2017. Pengaruh Dedak padi Fermentasi Dengan Mikroorganisme Lokal
Dalam Ransum Terhadap Konsumsi Protein Kasar Dan Serat Kasar Puyuh.
Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin. Makasar.
Brum, G. Larry, M.K. and Garry, K. 1994. Biology : Exploring Life, Second
Edition. John Wiley and Sons, Inc. Toronto, Canada.
Church, D.C.dan W.G. Pond. 1976. Basic Animal Nutrition and Feeding. Fourth
Edition. John Willey and Sons Inc. USA.
Dahlan, I., 2000. Oil Palm Frond, a Feed For Herbivores. Asian-Aus. J. Anim.
Sci. Supplement C: 300-300. Donmez, N., Karsli, MA., Cinar, A., Aksu, T.
dan Baytok, E., 2003. The Effects Of different Silage additives on Rumen
Protozoan Number and Volatile Fantty Acids Concentration In Sheep fed
Cornsilega. Small Ruminant Res. 48 : 227-231.
Djajanegara,A,B. Sudaryanto, Winugroho, Dan A.R. A. Karto. 1999. Potensi
Produk Kebun Kelapa Sawit Untuk Pengembangan Usaha Ternak
Ruminansia. Laporan APBN 1998/1999. Balai Penelitian Ternak,
Puslitbang Peternakan. Bogor.
Yanto Dwi,K.,D Sitompul., I. Marti., W. Mathius, dan Soentoro. 2003.
Pengkajian Pengembangan Usaha Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi.
Prosiding Lokakarya Nasional Sistem Integrasi Kelapa Sawit- Sapi.
Bengkulu, 9-10 September 2003. Puslitbang Peternakan, Bogor. Hlm.1-22.
Fajri Mas”ud Raichul. 2015. Analisa Kadar Protein Kasar dan Serat Kasar Wafar
Limbah Jerami Klobot dan Daun Jagung Selama Masa Penyimpanan.
Fakultas Peternakan Universitas Hasanudin. Makasar.
Ginting, S. P. dan J. Elizabert. 2013. Teknologi Pakan Berbahan Dasar Hasil
Sampingan Perkebunan Kelapa Sawit. Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa
Sawit-Sapi. Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih PO BOX 1 Galang
Sumatra Utara: Pusat Penelitian Kepala Sawit, Jl Brigjen Katamso 51
Medan
Hassaan, O. A., & Ishida, M. (1992). Status of ultilization of selected fibrous crop
residues and animal performance with special emphasis on processing of oil
palm frond (OPF) for ruminat feed in Malasia Trop.Agric. Res
series,24,135-143.
Hariatik. Perbandingan Unsur NPK Pada Pupuk Organik Kotoran Sapi dan
Kotoran Ayam Dengan Perbaikan Mikroorganisme Lokal (MOL). Program
Study Pendidikan Sain Universitas Sebelas Maret. Solo.
Imsya Afnur dan Rizki Palupi. 2009. Perubahan Kandungan Lingnin, Neutral
Detergent Fiber ( NDF ) dan Acid Detergen Fiber (ADF Pelepah Sawit
melalui proses Biodeggumming Sebagai Sumber Bahan Pakan Serat Ternak
Ruminansia. Fakultas Peternakan Universitas Seriwijaya. Vol 14 Pelembang
Jaelani Achmad, Neni Widianingsih dan Ekomidarto. 2015. Pengaruh Lama
Peyimpanan Hasil Fermentasi Pelepah Sawit Oleh Trichoderma sp
Terhadap Derajat Kesaman (PH) Kandungan Protein Kasar dan Serat
Kasar. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Islam
Kalimantan Muhammadiyah Aisyad Al Banjari. Vol 40. Banjarmasin.
Lynd, L.R., P.J. Weimer, Zyl W.H. Van, I.S. Pretorius. 2002. Microbial Cellulose
Utilization : Fundamentals and Biotechnology. Microbiol Mol Biol Rev. 66
: 506- 577.
Mathius, I.W., Sitompul, D, Manurung dan B. P. Azmi. (2003). Produk Samping
tanaman dan Pengelolah Buah Kelapa Sawit Sebagai Bahan Dasar Pakan
Komplit untuk ternak Sapi. 102 Ongole (PO) dan Pemanfaatan Limbah
Sawit (Solid Dan Pelepah). Untuk Efisiensi Penggunaan Pakan Hijauann
50% Pada Penggemukan Sapi PO Dalam Rangka Meningkatkan
Pertambahan Bobot Badan Harian > 10%. Laporan Akhir Tahun. Balai
Pengkajian teknologi Pertanian, Bengkulu
Murni, R., Suparjo, Akmal, B.L. dan Ginting. 2008. Buku Anjar Teknologi
Pemanfaatan Limbah Untuk Pakan. Laboraturium Makanan ternak.
Fakultas Peternakan. Universitas Jambi. Jambi.
Mardalena. Syarif dan Akmal.2016. Efek Pemberian Pelepah Sawit Yang
Difermentasi Dengan Prolinas Terhadap Karakteristik Rumen Sapi Perah
PFH. Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Vol XIX. Kampung Pinang
Masak.
Mc Donal, P., R. A. Edward and J.F. D. Greenhalgh. 1986. Animal Nutrition. 4
ed. John Wiley & Sons, New York.
Natasha, N.C. 2012. Variasi Komposisi dan Sumber Nutrisi bagi Miselium pada
Proses Pelapukan Pelepah Sawit untuk Mendegradasi Lignin dengan
Pleurotus ostreatus. Sktipsi. Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia.
Nurhayati Tri, Yogya Masudah Sryanie Sarudji . 2013. The Contet Of Crude
Protein And Crude Fiber Pail Oil Frounds Fermenten By Xyianolitic
Bacteria (Bacilluspumilus) Departemen Of Animal Husbandry Stude
Departemen Microbiology Faculty Of Veterianary Medicine Air Langga
University. Vol 1. Surabaya.
Ningrum Sulistiya. 2008. Optimal Fermentasi Asam Kojat Oleh Galur Mutan
Aspergillus Flavus. Skripsi. FMIPA. Universitas Indonesia. Depok.
Oboh, G 2017. Nutrient enrichmen of cassava peels using a mixed culture of
saccharomyces cerevisiae and Lactobacillus spp. Soil media Fermentasion
Techniques. Biotechnology 9, 46-48.
Pandil, 2010,. Proses Pembuatan Nitroselulosa Berbahan Baku Biomassa Sawit,
Seminar Nasional Fakultas Teknik UR, ISBN 978-602-96729-0-9, TK 20.
Pelczar. J. M. 1996. Dasar-dasar Mikrobiologi. Universitas Indonesia : Jakarta.
Perez, J., J. Munoz-Dorado, T. de is Rubia, and J. Martinez. 2002. Biodegradation
and Biological Treatments of Cellulose, Hemicellulose and Lignin:an
overview. Int Microbiology 5:53-63.
Rahmawati. 2014. Kandungan ADF, NDF, Selulosa, Hemiselulosa dan Lignin
Silase Pakan Komplit Berbahan Dasar Rumput Gajah Penniserum
Purpureum dan Beberapa Level Biomassa Mulbei. Fakultas Peternakan
Universitas Hasanidin. Makasar.
Ramadhan Devan. 2015. Teknik Jitu Penggemukan Domba. Jogjakarta.
Rasyaf, M. 2002. Bahan Makanan Unggas di Indonesia. Cetakan Ke-9, Penerbit
Kanisius, Yogyakarta.
Sanjaya. 2001. Pengaruh Anhidridasetat terhadap Struktur Molekul Kayu Dalam
Stabilisasi Dimensi Kayu Pinus Merkusii Et. De Vr. JMS Vol, 6 No. 1, hal
21-32.
Shara, R.K, Aurora DS. 2010. Changes in Biochemical Constituents of Paddy
Straw During Degradation by White rot Fungi and its impact on in vitro
digestibility. J Appl Microbiol. 109:679-686.
Sutardi, T. 1980. Iktisar Ruminologi. Bahan Penataran Kursus Peternakan Sapi
Perah Di Kayu Ambon, Lembang. BPPLP-Dit, Jend. Peternakan-FAO.
Susilo Darno Yunus. 2017. Kandungan Selulosa,Hemiselulosa, dan Ligning Serat
Sawit Hasil Fermentasi Jamur Pelapuk. Fakultas Peternakan Universitas
Hasanudin. Makasar
Simani`huruk, K., Junjungan Ginting, SP., 2008. Pemanfaatan Silase Pelepah
Sawit Sebagai Pakan Bansal Kambing Kacang Fase Pertumbuhan. Seminar
Nasional Teknologi Peternakan Dan Veteriner. Hal. 446-455.
Tillman, A.D., H. Hartadi., S. Reksohadiprodjo., S Prawirokusumo dan S.
Lebdosukoco. 1989. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Gadjah Mada University
Press, Yogyakarta
Van Soest P. J. 1985. New Chemical Methods for Analysis of Forages for The
Purpose of Predicting Nutritive Value.Pref IX International Grassland Cong.
Van Soest, P.J. 1982. Nutrition Ecology Of the Ruminant, Ruminant Metbolisme,
Nutritional Strategis Dececullotic Fermention and the Chemistry od Forage
and Plant Fiber. Cornel Univ. O and B Books Inc. New York.
Wajiah Siti, Samadi, Yunarsi Usman, dan Elmy Marina. 2015. Evaluasi Nilai
Nutrisi Dan Kecernaa In Vitro Pelepah Sawit ( Oil Palm Fords ) Yang Di
Fermentasi Menggunakan Aspergllus Niger Dengan Penambahan Sumber
Karbohidrat Yang Berbeda. Fakultas Pertanian Universitas Syirah Kuala.
Vol 15. Banda Aceh.
Widya. 2005. Enzim Selulase. http :/kb.atmajaya.ac.id/default. Aspx? Tab ID=
61&src=a&id=84059. Diakses 15 Maret 2014.
Wina, E., 2005. Teknologi Pemanfaatan Mikroorganisme Dalam Pakan Untuk
Meningkatkan Produktivitas ternak ruminansia di Indonesia. Sebuah
Review. Wartazoa Vol. 15 No. 4. Hal. 173-186.
Yelmida, Pandil, Caesari, Permurnian Selulosa Alfa Pelepah Sawit Menggunakan
Enzim Xylanase. Teknik Kimia Universitas Riau. Pekanbaru.
Zahari Wan, Indradinngsih, R., Widiastuti dan Y. Sani. 2003. Limbah Pertanian
dan Perkebunan Sebagai PakanTernak Kendala dan Prospeknya,
Lokakarya Peternakan. Universitas Jammbiya Nasional Ketersediaan
IPTEK dalam Pengendalian Penyakit Strategis pada pada Ternak
Ruminansia Besar. Balai Besar Veteriner Bogor. Bogor.

Collection

Citation

RAMA ANGGARA NPM: 1450080038 et al., “PENGARUH FERMENTASI DENGAN DOSIS MOL DAN
WAKTU YANG BERBEDA TERHADAP KANDUNGAN
SELULOSA DAN LIGNIN PELEPAH SAWIT,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed June 13, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/2148.