ANALISIS SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS)
PADAMATA PELAJARAN IPS DI SMP N 7
KOTA BENGKULU

Dublin Core

Title

ANALISIS SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS)
PADAMATA PELAJARAN IPS DI SMP N 7
KOTA BENGKULU

Description

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan soal Ujian Akhir Semester ditinjau dari Kemampuan Berfikir Tingkat Tinggi (HOTS) pada mata pelajaran IPS di SMP N 7 Kota Bengkulu . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan arsip dokumen soal. Analisis data dengan teori revisi Taksonomi Bloom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal ujian akhir semester ditinjau dari ketrampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS) mata pelajaran IPS siswa kelas 9 pada semester ganjil ditemukan hanya 3 soal di kategorikan tingkat C4 dari 35 soal, sedangkan di C5 dan C6 tidak ditemukan pada soal. Dipersentasekan yaitu sebesar 8,57 % dari skala 100 %.

Creator

DEMIA PUTRI
NPM.1721290045
Pembimbing
Dr. Hilyati Milla M.Pd

Source

PENDIDIKAN EKONOMI

Publisher

UPT PERPUSTAKAAN

Date

03 Agustus 2022

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Language

BAHASA INDONESIA

Identifier

Anderson, L.W., Krathwohl, D.R. 2001. A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assesing: A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educatioanl Objectives. New York: Addison Wesley Longman, Inc.
Anderson, L. W et al. 2010. Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen Revisi Taksonomi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Ariyana, dkk. 2018. Buku Pegangan Pembelajaran Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Ariyana, dkk. 2019:6 “menyatakan berfikir tingkat tinggi tidak hanya mengingat, menyatakan kembali atau melakukan pengolahan, yang kemudian di istilahkan LOTS.
Bayu prakoso (2015) “implementasi modal pembelajaran the power of two (kekuatan kedua) untuk meningkatkan prestasi belajar ips materi sejarah siswa kelas 9 C di SMP”.
Hidayati., mengatakan bahwa ilmu pengetahuan social merupakan suatu pendekatan interdisipliner dari pelajaran ilmu-ilmu. Tahun 2018:7
Hamdi et al 2018., tentang pengembangan instrument test HOTS berbentuk pilihan gfanda untuk siswa SMP di Kabupaten Lombok Timur menunjukkan bahwa 15 dari 20 butir soal valid dan reliable.
Kusaeri (2015:196)., tes lisan merupakan tes yang menuntut siswa memberikan jawaban secara lisan”.
Kurniati, et al 2016 menunjukkan bahwa 18 peserta dari 30 peserta tingkat SMP di Kabnupaten Jember memiliki kemampuan berfikir tingkat tinggi, sementara 12 peserta yang lain tidak mampu berfikir pada level tinggi.
lewiss (Sani, 2-3) “menyatakan bahwa berfikir tingkat tinggi akan terjadi jika seseorang memiliki informasi.” Tahun 2019.
Nugroho, 2018:20 kata kerja operasional yang dirumusakan dalam taksonomi bloom.
Nadapdap dan istiyono 2017 menunjukkan bahwa pengembangan instrument HOTS pada bidang IPS dalam kategori instrument yang baik.
Permendikbud. 2016. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2016, tentang Penilaian hasil belajar Pendidik pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah.jakarta
Sapriyana (2017:10) mengidentifikasikan tujuan pembelajaran IPS.
Sukmadinata 2015, tentang analisis isi atau dokumen (content or document analysis) ditunjukkan untuk menghimpun dan menganalisis dokumen-dokumen resmi.
Setiawati, Wiwik, dkk. 2018. Buku Penilaian Berorientasi High Order Thinking Skills Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi. Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Taneo (2016:36) yang menjadi ruang lingkup ips adalah manusia sebagai anggota masyarakat atau manusia dalamkonteks social.
Taneo menjelaskan bahwa ilmu pengetahuan social merupakan hasil perpaduan dari sejumlah mata pelajaran seperti geografi, ekonomi sejarah, antropologi dan politik. Tahun 2018:8
Anella teeman et al (2016) menunjukkan bahwa peserta didik akan belajar lebih melalui pembelajaran dan penilaian berbasis HOTS.
Howard (Sani:6) “pengetahuan yang diperlukan untuk menghasilkan kreativitas” tahun 2019.
Sani 2019:15 “berfikir kritis merupakan proses berfikir terampil dan bertanggung jawab ketika seseorang mempelajari sesuatu” journal.
Widana,2017:3 “model penilaian berkarakteristik HOTS. Jurnal.
Williams, 2015:116., mengemukakan bahwa keitan konseptual yang dipelajari dengan sisi biddang kajian yang relevan akan membentuk skema (konsep).
Widana “mengukur dimensi metakognitif, factual, konseptual atau procedural”. Tahun 2017.
Yani (2017:22) mengemukakan tujuan pembelajaran mata pelajaran IPS.


Collection

Citation

DEMIA PUTRI NPM.1721290045 and Pembimbing Dr. Hilyati Milla M.Pd, “ANALISIS SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER DITINJAU DARI KETERAMPILAN BERFIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS)
PADAMATA PELAJARAN IPS DI SMP N 7
KOTA BENGKULU
,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed February 27, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/2869.