Meningkatkan Proses dan Hasil Pembelajaran
Menuju Sertifikasi dengan Model GMD

Dublin Core

Title

Meningkatkan Proses dan Hasil Pembelajaran
Menuju Sertifikasi dengan Model GMD

Description

Pemerintah mengadakan sertifikasi dan uji kompetensi ditujukan untuk meningkatkan
kualitas atau mutu pendidikan. Bagian daripadanya adalah untuk peningkatan proses dan
hasil pembelajaran di sekolah. Dalam kenyataan, sertifikasi dipersepsi secara salah oleh
kalangan pendidikan, khususnya guru bahwa sertifikasi adalah tujuan. Sehingga dalam
praktiknya, yang diupayakan adalah pemerolehan sertifikat profesinya bukan melaksanakan
upaya-upaya peningkatan mutu pembelajaran. Akan tetapi, ada pula kalangan guru yang telah
mempertunjukkan minat dan melaksanakan usaha perbaikan proses dan hasil pembelajaran
yang dilaksanakannya. Sejauh pengamatan penulis upaya tersebut belum optimal.
Penyebabnya adalah pengetahuan dan wawasan yang masih terbatas tentang model yang
dapat diterapkan, serta pelaksanaannya yang dilakukan secara sendiri-sendiri.
Ada beberapa model peningkatan proses dan hasil pembelajaran yang sudah
dikembangkan, diantaranya PTK dan Lesson Study. Kedua model ini pelaksanaannya bersifat
kolaboratif. Hal ini seiring dengan paradigma baru yang mulai dianut kalangan pendidikan,
khususntya bidang pembelajaran. Pada kesempatan ini, penulis menawarkan satu model
peningkatan proses dan hasil pembelajaran, yakni model GMD. Model ini merupakan cara
meningkatkan proses dan hasil pembelajaran yang dilakukan secara berkolaboratif antara
Guru Pamong (GP), Mahasiswa Praktik (MP), dan Dosen Pembimbing lapangan (DPL)
ketika pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan ( PPL ) oleh suatu LPTK di suatu satuan
pendidikan atau sekolah. Adapun prosedurnya: 1) memilih mitra , 1) membuat perencanaan,
3) melaksanakan tindakan dan observasi 4) melaksanakan diskusi dan refleksi, 5)
merencanakan pelaksanaan tahap / siklus 2, dan seterusnya.
Model GMD sangat mungkin dilaksanakan dan optimal mencapai hasil peningkatan
kualitas pembelajaran, karena sistemnya tidak terlalu rumit dan alamiah. Model GMD pun
kaya manfaat, diantaranya: Mengoptimalkan pencapaian tujuan Program PPL;
Menumbuhkembangkan budaya akademik di lingkungan sekolah dan LPTK; Meningkatkan
kerjasama profesional di antara pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah dan LPTK;
Tumbuhnya pembudayaan mutu di lingkungan pendidikan; serta terlaksananya
pengembangan profesional berkelanjutan.
Optimalisasi model ini akan dicapai apabila pihak LPTK dapat memasukkan program
ini sebagai bagian dari program PPL. Pihak sekolah pun demikian, ada baiknya mengambil
kesempatan masa pelaksanaan PPL di sekolah tersebut untuk melaksanakan upaya
peningkatan proses dan hasil pembelajaran dengan Model GMD, tentunya.

Creator

Elyusra

Source

Program Studi Pendidikan Bahasa dan
Sastra Indonesia

Publisher

UPT PERPUSTAKAAN

Date

11 MEI 2023

Contributor

UNIVERSITAS MUHHAMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHHAMADIYAH BENGKULU

Format

PDF File

Language

BAHASA INDONESIA

Type

MAKALAH

Identifier

Degeng, I Nyoman Sodana. 1989. Ilmu Pengajaran Taksonomi Variabel. Jakarta: Depdikbud.
Depdiknas. 2008. Perangkat Pembelajaran KTSP SMA . Jakarta: Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Atas.
Depdiknas. 2008. Program Perluasan dan Penguatan Lesson Study di LPTK, Buku 2 Panduan
Penyusunan Proposal. http://209.85.175.104/search?q=cache:v5y6WEWLTYQJ
11
Depdiknas. 2006. “Pembelajaran Berbasis Kontekstual”.
Kemmis & Mc.Taggart. 1988. The Action Recearch Planner. Victoria: Deakin University.
Jalal, Fasli. 2008. “Sertifikasi Guru untuk Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu”. Makalah
dalam Seminar Pendidikan yang Diselenggarakan oleh PPS Unair, 28 April 2007 di
Surabaya.(http://sertifikasiguru.org/index.php?mact=News,cntnt01,detail,0&cntnt01ar
ticleid=69&cntnt01returnid=63
Muslich, Masnur. 2007. KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual. Jakarta:
Bumi Aksara.
Peraturan Pemerintah RI, Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Jakarta: Sinar Grafika.
Reigeluth, C.M. 1983. “Instructional Design: What isit And Why is it?” dalam C.M.
Reigeluth ( Ed. ). Instructional design Theories and Models: An Overview of Their
Current Status. Hillsdale, N.J.: Lowrence Erlbaum Associates.
Sutrisno. C. Imam. 2008. Teknik Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat. E-mail:ci_sutrisno@plasa.com. diakses 18 November 2008.
Suyono. 2008. “Siasat Perencanaan pembelajaran”. http://suyonoum08.wordpress.com
diakses 8 November 2008.
Tilaar, H.A.R.. 1999. “Inovasi Pendidikan untuk Berpartisipasi dalam masyarakat Kompetitif
Era Globalisasi” dalam Beberapa Agenda Reformasi Pendidikan Nasional dalam
Perspektif Abad 21. Magelang: Tera Indonesia.
Wiriaatmadja, Rochiati . 2006. Metode Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: Remaja
Rosdakarya

Citation

Elyusra, “Meningkatkan Proses dan Hasil Pembelajaran
Menuju Sertifikasi dengan Model GMD,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed June 12, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3601.