PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA YOGHURT DENGAN STARTER KOMERSIL

Dublin Core

Title

PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA YOGHURT DENGAN STARTER KOMERSIL

Description

Tujuan dan manfaat Penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh penambahan
Sari Buah Nanas (Annas comosus) Terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak, dan Kadar
Asam Laktat Pada Yoghurt dengan Starter Komersil. Penelitian ini dilaksanakan pada
tanggal 06 April sampai dengan 17 April 2023 yang bertempat di Laboratrium
Pertanian Universitas Muhammadiyah Bengkulu dan analisa sampel yoghurt yang
dilakukann di Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan
Alam. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan
menggunakan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan A= 0% tanpa
sari buah nanas, B= 3% sari buah nanas, C= 6% sari buah nanas, D=9% sari buah
nanas. Parameter yang diamati adalah Kadar Protein, Kadar Lemak, Dan Asam
Laktat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh penambahan sari buah nanas
(Annas comosus) berpengaruh sangat nyata terhadap Kadar Protein, Kadar Lemak
Dan Sam Lakatat. Pemberian sari buah nanas (Annas comosus) dapat digunakan
dadam pembuatan yoghurt sampai level 9%.

Creator

CHEFFY KHARISMA AKBAR
NPM. 1850080014
Pembimbing
Edwar Suharnas
Penguji 1
Wismalinda
Penguji 2
Rita Zurina

Source

PROGRAM STUDI PETERNAKAN

Publisher

UPT PERPUSTAKAAN

Date

31 AGUSTUS 2023

Contributor

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Rights

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU

Format

PDF File

Language

BAHASA INDONESIA

Type

JURNAL REPOSITORY

Identifier

Abadi, F.R. dan Handayani, F., 2007, Budidaya Pasca Panen Nanas, Balai Pengkajian
Teknologi Penian, Samarinda, 28.
Anonymous. 2008. Yoghurt. Dalam Jurnal Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi IPB.
Bandung.
Astawan, M. 2009. Sehat dengan Hidangan Hewani. Penebar Swadaya, Jakarta.
Widodo, W. 2002. Bioteknologi Fermentasi Susu. Universitas Muhamadiyah
Malang, Malang.
Badan Standarisasi Nasional. (2009). Standar Nasional Indonesia. Syarat Mutu
Yogurt. SNI-2981. Jakarta: Badan Standar Nasional..
Buckle.2013. Ilmu Pangan. Jakarta : Universitas Indonesia Press.
Budianto, V. (2009). Penggunaan Lactobacillus sp. sebagai Biopreservatif pada
Tahu (Doctoral dissertation, UAJY).
Budiastuti. 2012. Produksi Yoghurt Graviola Sebagai Makanan Fungsional Sejalan
dengan Pengembangan Potensi Pertanian di Kabupaten Karanganyar.
Surakarta: Fakultas Peternakan Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Colakoglu, H., & Gursoy, O. (2011). Effect of lactic adjunct cultures on conjugated
linoleic acid (CLA) concentration of yogurt drink. J. FoodAgric. Environ, 9,
60-64.
Fardiaz, S.1993. Analisis Mikrobiologi Pangan. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Hadiwiyoto. 2011. Teori dan Prosedur pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya.
Liberty. Yogyakarta.
Harjiyanti, M. D., Pramono, Y. B., & Mulyani, S. (2013). Total asam, viskositas, dan
kesukaan pada yoghurt drink dengan sari buah mangga (Mangifera indica)
sebagai perisa alami. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 2(2), 104- 107.
34
Hart, H., craine, L.E. and Hart. D.J. 2003. Kimia Organik Edisi Kesebelas. Erlangga.
Jakarta.
Hidayat, N., M.C Padaga, dan S. Suhartini.2006. Mikrobiologi Industri. Andi offset,
Yogyakarta.
Idris, S. 1995. Pengantar Teknologi Pengolahan Susu. Malang: Fakultas Peternakan,
Brawijaya.
Inmas kusumawati, rachma purwanti, Diana nur afifah. 2019. Analisis Kandungan
Gizi Dan Aktivitas Antioksidan Pada Yoghurt Dengan Penambahan Nanas
Madu (Ananas Comosus Mer.) Dan Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum
Burmanni). Journal of nutrion college. Volume8, tahun 2019. hal.196-206.
Iskandar, J, dan Suryana, Y. 2014. Studi Pengetahuan Lokal Tanaman Obat Pada
Agroekosistem Pekarangan Dan Dinamika Perubahannya Di Desa Cibunar
Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang-Jawa Barat. Bionatura Jurnal
Ilmu-Ilmu Hayati Dan Fisik – Universitas Padjajaran. Vol. 15, No. 3,
November 2014: 203 – 209. Issn 1411 – 0903
Jannah, A. M., A.M. Legowo, Y. B. Pramono, A.N. AlBaarri, S. B. M. Abduh. 2014.
Total bakteri asam laktat, pH, keasaman, citarasa, dan kesukaan yogurt drink
dengan penambahan ekstrak buah belimbing. Jurnal Aplikasi Teknologi
Pangan. 3(2): 7-11.
Kupertus M. Radang, Aju Tjatur N. Krisnaningsih, Henny Leondro, Enike Dwi
Kusumawati, Ari Brihandhono. (2021). Evaluasi Total Asam Dan Padatan
Yogurt Dengan Penambahan Pati Talas Lokal (Colocacia Esculenta) Pada
Masa Inkubasi 18 Jam Suhu Ruang.Jurnal Sains Peternakan. Volume 9, No 1.
PP 62-67
Legowo, A. M., Kusrahayu dan S. mulyani 2009. Ilmu dan Teknologi Pengolahan
Susu. Universitas Diponegoro, Semarang.
Lestari Diana, Tiffany Claudya, Rianita Pramitasari. 2019. Stabilitas Mikrokapsul
Lactobasicilius acidophilus ATCC 314 Terhadap Pemanasan dan Penyimpanan
Dalam Selai Buah Nanas Rendah Gula. Teknologi dan Institusi Pagan.
Vol.30(2):127-132.
Nugraheni., (2016). Sehat tanpa obat dengan nanas- seri apotek dapur.Yogyakarta:
Rapha Publishing, penerbit Andi.
35
Nuraini, D., (2014). Aneka daun berkhasiat untuk obat. Yogyakarta: Gava Media.
Rinadya, Sofyan. 2008. Alasan Mengkonsumsi Yoghurt. Bandung: Alfabeta.
Setioningsih, E., R. Setyaningsih dan A. Susilowati. 2004. Pembuatan Minuman
Probiotik dari Susu Kedelai dengan Inokulum Lactobacillus casei,
Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus Acidophilus. Bioteknologi, 1 (1): 1-
6.
Soedarya. 2013.b. Perbedaan Otot. Peridonttal. Blogspot . co . id / 2013 / 06 /
perbedaan. otot.html. [20 september 2022. bengkulu].
Sopandi T dan Wardah. Mikrobiologi Pangan – Teori dan Praktik. Yogyakarta:
Penerbit ANDI;2014.
Sumarmiyati, Dan Sri Wulan Pamuji Rahayu. 2015. Potensi Pengembangan
Tanaman Obat
Sunarlim, R. & H. Setiyanto. (2001). Penggunaan Berbagai Tingkat Kadar Lemak
Susu Kambing dan Susu Sapi terhadap Mutu dan Citarasa Yoghurt. Pros.
Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Puslitbang. Peternakan,
Bogor. hlm. 371–378.
Sunita, Almatsier, 2004. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Suprianto C, R. S. (2016). Grow your own fruits- panduan praktis menanam 28
tanaman buah populer di perkarangan. Yogyakarta : Lily Publisher, Penerbit
Andi.
Surono, I. S. 2004. Probiotik, Susu Fermentasi dan Kesehatan. Yayasan Pengusaha
Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (YAPMMI). TRICK. Jakarta. 83 –
88.
Syainah, E., S. Novita dan R. Yanti. 2014.Kajian Pembuatan Yoghurt Dari Berbagai
Jenis Susu dan Inkubasi Yang Berbeda terhadap Mutu dan Daya Terima.
Jurnal Skala Kesehatan, 5 (1).
Tamime, A.Y. & R.K. Robinson. 1999. Yoghurt Science and Technology. CRC
Press. Washington DC.
Theresia I. Purwantiningsih, Maria Adolfina B. Bria dan Kristoforus W. Kia. 2022
Kadar Protein Dan Lemak Yoghurt Yang Terbuat Dari Jenis Dan Jumlah
36
Kultur Yang Berbeda. Journal of Tropical Animal Science and Technology, :
4 (1) : 66-73
UNNES, K. A. (2019). PEMBUATAN YOGURT. Semarang: Universitas Negeri
Semarang.
Utami, K.B., L.E. Radiati dan P. Surjowardojo. 2014. Kajian kualitas susu sapi perah
PFH (studi kasus pada anggota Koperasi Agro Niaga di Kecamatan Jabung
Kabupaten Malang). Jurnal- Jurnal Ilmu Peternakan 24(2): 58-66.
Utami, Prupti dan Desty Ervira Puspaningtyas.2013. The Miracle of Herb.Jakarta:
PT. Agromedia Pustaka. Hal 75 – 82
Wahyudi, M. 2006. Proses pembuatan dan analisis mutu yoghurt. Buletin Teknik
Pertanian. 11 (1): 12-16.
Widodo, W. 2002. Bioteknologi Fermentasi Susu. Universitas Muhamadiyah Malang,
Malang
Winastia, B. 2011.Analisa Asam Amino pada Enzim Bromelin dalam Buah Nanas
(Ananas comosus) Menggunakan Spektrofotometer. Tugas Akhir. Program
Studi Diploma III Teknik Kimia, Program Diploma. Fakultas Teknik
Universitas Diponegoro. Semarang.
Yildiz, F. 2010. Development and Manufacture of Yogurt and Other Functional Dairy
Products. Taylor and Francis Group, United State.
Yurnila A. Embisa, Lydia Tendean, Kustina Zuliari. 2016. Pengaruh konsumsi nanas
(Ananas comosus L. Merr) terhadap penurunan indeks plak pada anak usia 10-
12 tahun di SD Inpres 4/82 Pandu. Jurnal e-GiGi (eG), Volume 4 Nomor 2,
Juli-Desember 2016
Yusmarini dan Raswen, E. 2004. Evaluasi Mutu Soygurt yang dibuat dengan
Penambahan beberapa Jenis Gula. Jurnal Natur Indonesia, 6(2): 104-110

Collection

Citation

CHEFFY KHARISMA AKBAR NPM. 1850080014 et al., “PENGARUH PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (Ananas comosus) TERHADAP KADAR PROTEIN, KADAR LEMAK, DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA YOGHURT DENGAN STARTER KOMERSIL,” Repository Universitas Muhammadiyah Bengkulu, accessed April 17, 2024, http://repo.umb.ac.id/items/show/3902.